Breaking News:

Berita Kediri

Larangan Mudik Lebaran 2021, Persyaratan Naik Kereta Api Juga Diperketat

KAI Daop 7 Madiun melakukan update syarat naik KA di masa pra dan pasca larangan mudik pada Lebaran 2021.

SURYA.CO.ID/Didik Mashudi
Calon penumpang kereta api mengikuti tes GeNose C19 di stasiun. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pemerintah melalui Satgas Covid-19 telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019 selama bulan suci Ramadan 1442 H.

Warga dilarang mudik mulai tanggal 6-17 Mei 2021 dan berlaku bagi semua kalangan.

Kemudian dalam Addendum SE Nomor 13 Tahun 2021, pemerintah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 (pra) peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan H+7 (pasca) peniadaan mudik (18 – 24 Mei 2021).

“KAI Daop 7 Madiun mendukung penuh upaya pemerintah terkait pengetatan aturan pada periode pra dan pasca peniadaan mudik guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Ixfan Hendriwintoko, Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Sabtu (24/4/2021).

Ixfan menambahkan, menunjuk Addendum SE Nomor 13 Tahun 2021 tersebut, maka KAI Daop 7 Madiun melakukan update syarat naik KA di masa pra dan pasca larangan mudik pada Lebaran 2021.

Bagi penumpang kereta api antar kota, terdapat perubahan masa berlaku screening covid-19.

Bila sebelumnya hasil tes PCR dan rapid tes antigen berlaku 3 x 24 jam sejak pengambilan sampel, maka pada pra peniadaan mudik (22 April – 5 Mei 2021) dan pasca peniadaan mudik (18 – 24 Mei 2021) masa berlaku tes PCR, rapid tes antigen dan tes GeNose C19 menjadi maksimal 1 x 24 jam.

“Pada masa pra dan pasca larangan mudik, kereta api angkutan penumpang masih tetap beroperasi, hanya saja persyaratan bagi pelanggan diperketat,” jelas Ixfan.

Bagi masyarakat yang ingin melengkapi persyaratan menggunakan KA Jarak Jauh, di wilayah Daop 7 Madiun telah tersedia enam stasiun yang memiliki fasilitas rapid test antigen seharga Rp 85.000, sedangkan untuk tes GeNose C19 seharga Rp 30.000 ada di tujuh stasiun.

Adapun stasiun tersebut antara lain Stasiun Madiun, Nganjuk, Kertosono, Jombang, Kediri, Tulungagung dan Blitar.

"Selama bulan April, Daop 7 Madiun melayani 22.494 calon penumpang yang melakukan screening Covid-19 di stasiun atau sebanyak 73,6 persen dari total penumpang KA jarak jauh yang naik di Daop 7 sebanyak 30.565 pelanggan," ujar Ixfan

Dikatakan, dukungan KAI terhadap kebijakan pemerintah mulai dari pembatasan jumlah penumpang, persyaratan naik KA selama masa pandemi, termasuk peniadaan angkutan mudik pada Lebaran 2021 adalah bentuk komitmen KAI sebagai moda transportasi yang mengutamakan keselamatan, memastikan pelanggan dalam kondisi aman dan sehat sampai tujuan.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved