Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang

Baru Menjabat Lima Hari, Danlanal Banyuwangi: Ini Cobaan Kita Semua, Semoga Allah Memberi Mukjizat

Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Eros Wasis berterima kasih atas kerja sama seluruh pihak selama pencarian kapal Selam KRI Nanggala 402.

SURYA.CO.ID/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Eros Wasis, saat doa bersama untuk kru kapal selam KRI Nanggala 402, Sabtu (24/4/2021) malam. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Letkol Laut (P) Eros Wasis, baru menjabat sebagai Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi, lima hari sebelum tragedi hilangnya kontak Kapal Selam KRI Nanggala 402, di perairan Bali pada Rabu (21/4/2021) lalu.

Eros menggantikan Letkol Laut (P) Joko Setiyono, pada 19 April lalu.

Namun Eros harus mengalami cobaan yang cukup berat dengan hilangnya kontak KRI Nanggala.

"Kami baru menjabat tanggal 19 April lalu. Ini cobaan yang berat untuk kita semua.

Semoga dengan cobaan ini kita bisa terus saling bekerja sama dan kompak untuk kebangkitan Banyuwangi," kata Eros saat menghadiri doa bersama untuk kru Kapal Nanggala, bersama Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani dan para santri di Pesantren Mabadiul Ihsan, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Sabtu (24/4/2021) malam.

Sejak hilang kontak, seluruh anggota TNI AL dan lainnya bekerja hampir 24 jam untuk menemukan Kapal Selam KRI Nanggala 402.

Eros berterima kasih atas kerja sama seluruh pihak selama pencarian Kapal Nanggala.

Eros menjelaskan, sejak Kapal Nanggala dinyatakan hilang kontak TNI AL langsung mengirimkan sinyal pesan pada negara-negara tetangga seperti Singapura, Malaysia, Australia dan lainnya.

Banyak negara yang menawarkan bantuan untuk mencari Kapal Nanggala.

Berbagai pihak juga turut membantu seperti Basarnas, KNKT, Polri, dan lainnya.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved