Breaking News:

Berita Sampang

Sikat Motor Yang Dikunci Setir, Pelaku Curanmor di Sampang Digagalkan Tetangga Korban

Hanya beberapa detik di dalam rumah, korban mengaku mendengar suara mesin sepeda motor hidup, sehingga berlari ke luar.

surya/hanggara pratama
Tersangka pencurian sepeda motor di Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang (kanan) menjalani pemeriksaan di Polres Sampang, Kamis (22/4/2021) malam. 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Selama dua hari terakhir, pencurian kendaraan bermotor (curanmor) seperti terjadi beruntun di Sampang. Bahkan meski sudah dikunci setir, sebuah sepeda motor milik warga Desa Gunung Kesan, Kecamatan Karang Penang, tetap bisa digondol pelaku curanmor yang berjumlah tiga orang, Kamis (22/4/2021) lalu.

Tiga pelaku curanmor yang masih remaja itu, melarikan Beat Nopol M 2246 PW milik warga setempat, yang diparkir di depan mushala. Ketiga pelaku kemudian diketahui berinisial ZM, MS dan ZI.

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Sudaryanto melalui Kasubag Humas Polres Sampang, Iptu Sunarno mengatakan, bahwa para tersangka itu beraksi sekitar 14.00 WIB. Sat itu korban baru pulang dan memarkir motor Beat di depan mushala dekat rumahnya.

Sebelum masuk rumah, korban sudah mengunci setir motornya. "Tetapi entah caranya, mereka masih bisa membuka kunci itu dan membawa kabur motor saya," tutur korban, Jumat (23/4/2021).

Hanya beberapa detik di dalam rumah, korban mengaku mendengar suara mesin sepeda motor hidup, sehingga berlari ke luar. Dan ia melihat ada tiga orang membawa motornya. "Saat itu kendaraannya ditinggal sebentar, korban hanya masuk ke dalam rumah untuk mengisi baterei HP," kata Sunarmo.

Dipergoki korbannya, para pelaku langsung melarikan diri ke arah Barat. Korban pun berteriak meminta tolong dan tidak lama kemudian datang tetangganya bernama Hasbullah membawa motor Beat yang sebelumnya hilang.

"Ternyata tetangganya itu bertemu dengan pelaku di dekat jembatan. Kemudian pelaku lari dan motor ditinggal," terang Sunarno.

Sunarno menambahkan, setelah kendaraan berhasil diamankan oleh tetangganya, korban langsung melaporkan insiden tersebut ke Polsek Karang Penang. Dari penelurusan, polisi berhasil menangkap tersangka ZM, warga Desa Tlambah, Kecamatan Karang Penang Sampang.

"Satu tersangka kami amankan, namun dua tersangka lainnya kabur dan masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO). Akibat perbuatannya, tersangka dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjara," pungkasnya. HANGGARA PRATAMA

Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved