Breaking News:

Berita Pamekasan

PDAM Pamekasan Putus Ratusan Sambungan Rumah Pelanggan, Dua Syarat ini untuk Penyambungan Kembali

Sejak dua tahun lalu 2.000 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan, menunggak pembayaran rekening PDAM.

surya.co.id/muchsin
Kantor PADM Pamekasan, di Jl Kabupaten Pamekasan. PDAM memutus ratusan sambungan rumah pelanggan karena menunggak. 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN – Sejak dua tahun lalu 2.000 pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Pamekasan, menunggak pembayaran rekening PDAM.

Untuk mengurangi tunggakan ini, PDAM terpaksa melakukan pemutusan sambungan dan penagihan ke rumah -rumah.

Jika pelanggan menginginkan sambung kembali saluran air tersebut harus melunasi tunggakan dan membayar biaya bongkar Rp 200.000.  

Mereka (pelanggan.Red) yang menunggak dari kalangan warga biasa, hingga sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan.

Besarnya tunggakan rekening PDAM ini, nilainya antara Rp 500 ribu hingga Rp 6 juta tiap pelanggan.

Dengan lama tunggakan antara 3 bulan hingga 2 tahun, yang tersebar di seluruh Pamekasan.

Direktur PDAM Pamekasan, Agus Bachtiar, kepada Surya, Jumat (23/4/2021) mengatakan, tim penagihan dan penutupan yang dibentuk berdasarkan surat keputusan (SK) ini, sudah bergerak mendatangi ke setiap rumah pelanggan.

Dikatakan, langkah ini dilakukan untuk mengikis tunggakan rekening PDAM di pelanggan. Sebab kalau dibiarkan tidak ditagih, mereka yang menunggak itu tidak akan membayar.

Dalam setahun jumlah tunggakan pelanggan besarannya di atas Rp 600 juta. Sehingga dalam dua tahun ini, tunggakan pelanggan mencapai Rp 1,2 miliar.

Menurut Agus Bachtiar, jumlah tunggakan pelanggan terbesar berada di wilayah kota, sisanya lagi di beberapa kawasan di kecamatan.

Halaman
12
Penulis: Muchsin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved