Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Khofifah Rancang Student Exchange, Kirim Siswa Jatim ke Austria untuk Belajar Ekonomi Kreatif

Pemerintah Provinsi Jawa Timur akan mempererat hubungan kerja sama dengan Pemerintah Negara Austria.

SURYA.CO.ID/Fatimatuz Zahro
Duta Besar Austria untuk Indonesia, Dr Johannes Peterlik berkunjung ke Gedung Negara Grahadi bertemu dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (23/4/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) akan mempererat hubungan kerja sama dengan Pemerintah Negara Austria.

Hal itu kembali ditegaskan saat Duta Besar (Dubes) Austria untuk Indonesia, Dr Johannes Peterlik berkunjung ke Gedung Negara Grahadi bertemu dengan Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Jumat (23/4/2021).

Keduanya membahas detil potensi-potensi kerja sama yang akan dilakukan antara Austria dan Jawa Timur.

Yang terdekat, mereka saat ini tengah menyupport pembangunan fasilitas kesehatan di RS Dr Ramelan Surabaya milik TNI AL.

“Kami akan memberikan support untuk medical care di RS Dr Ramelan. Khususnya onkologi yang sekarang sedang dibangun di sana,” tegas Johannes.

Tidak hanya itu, ia juga menjelaskan, bahwa dari diskusi bersama Gubernur Khofifah, ada banyak potensi kerja sama yang siap dilakukan khususnya saat pandemi covid-19 telah selesai.

Seperti Jawa Timur menginginkan adanya pertukaran pelajar dengan Austria. Pasalnya, Jawa Timur ingin banyak memberikan pengalaman pembelajaran di sektor ekonomi kreatif sejak dini. Di mana Austria memiliki keunggulan cukup advance di bidang ekonomi kreatif.

“Selain itu juga soal musik. Kami akan coba kerjasamakan di sektor tersebut,” ucapnya.

Gubernur Khofifah mengatakan, pihaknya menyambut baik kunjungan Duta Besar Austria tersebut.

Ia optimistis bahwa kerja sama dengan Austria akan mendatangkan manfaat besar bagi Jawa Timur.

“Jadi ekonomi kreatif di Austria itu sudah advance. Kami sangat butuh itu. Maka nanti kami ingin ada format student exchange. Supaya ada pertukaran pelajar dengan siswa kita tentunya setelah pandemi selesai,” kata Khofifah.

Dan juga untuk peningkatan skill bermusik anak-anak Jatim. Khofifah ingin agar ada transfer of knowledge yang diberikan pada anak-anak Jatim nantinya. Sebab, kemampuan bidang musik dari Austria sudah banyak tersohor di penjuru dunia.

“Dulu Gus Dur sering cerita soal musiknya Austria ini dalam mencreate ekonomi kreatif di sana. Maka ini potensi. Terlebih Jatim belum punya gedung konser yang mumpuni, maka kami harap kerja sama yang akan ada bisa mendatangkan manfaat yang besar bagi kedua negara,” pungkas Khofifah.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved