Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang

Kecanggihan Kapal Singapura dan Malaysia yang Membantu Pencarian KRI Nanggala 402 Hilang Kontak

Inilah kecanggihan kapal Singapura dan Malaysia yang ikut membantu pencairan kapal selam KRI Nanggala 402 hilang kontak.

TWITTER @Ng_Eng_Hen
MV Swift Rescue, Kapal Singapura yang Membantu Pencarian KRI Nanggala 402 Hilang Kontak 

Kapal tersebut dirancang dan dibangun secara khusus oleh Keppel Singmarine untuk digunakan di Malaysia.

Kapal ini memiliki Double Lock Decompression Chamber (DDC), Global Positioning System Intelligent Buoy Tracking System (GIB), dll.

Mega Bakti menyediakan 12 buah ELSS pod yang mampu menampung tekanan 65 bar .

Sistem Telepon Bawah Air Portabel digunakan untuk melakukan komunikasi antara Mega Bakti dan DISSUB.

Sistem Ventilasi dan Depresurisasi Kapal Selam Tertekan (DSVSD) dipasang pada DISSUB untuk mengeluarkan udara bersih dan mengalirkan udara yang terkontaminasi dari DISSUB. Sistem ini telah digunakan oleh Angkatan Laut Perancis dan dapat mencapai kedalaman 250 meter.

Double Lock Decompression Chamber (DDC) digunakan untuk merawat awak kapal selam dengan penyakit dekompresi (DCI). Mega Bakti memiliki 2 unit DDC yang dapat merawat 6 pasien di setiap unit DDC.

Sistem Pemosisian Global Intelligent Buoy Tracking System (GIB) digunakan untuk mendeteksi posisi DISSUB yang terdampar di laut dan dapat mendeteksi hingga 1.000 meter.

Mega Bakti memiliki dua kapal penyelamat cepat untuk melakukan operasi penyelamatan awak kapal selam setiap saat dan merupakan elemen perantara komunikasi antara induk pesawat dan DISSUB.

Belum Ada Bukti Autentik KRI Nanggala-402 Tenggelam

Laksamana Madya Yudo Margono, KSAL yang akan dilantik Rabu (20/5/2020)
Laksamana Madya Yudo Margono, KSAL yang akan dilantik Rabu (20/5/2020) (kompas.com)

Sementara itu, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menegaskan, hingga kini belum ada bukti autentik kapal selam KRI Nanggala 402 tenggelam usai hilang kontak.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved