Breaking News:

Berita Nganjuk

Terus Bertambahnya Kasus Positif Covid-19 di Nganjuk Jadi Perhatian Serius Tim Satgas Jelang Lebaran

Terus bertambahkan kasus positif virus Corona di Kabupaten Nganjuk diwaspadai Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Cak Sur
Istimewa
Tim Satgas Covid-19 dari Polsek Patianrowo menggelar operasi yustisi di wilayah Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk. Hal itu dilakukan agar warga tidak abai memakai masker dalam kondisi pandemi covid-19 sekarang ini. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Terus bertambahkan kasus positif virus Corona di Kabupaten Nganjuk diwaspadai Tim Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Terlebih pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang, terjadinya potensi kembali naiknya jumlah kasus positif Covid-19 serius menjadi perhatian sekarang ini.

Direktur Utama RSUD Nganjuk sekaligus Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Achmad Noeroel Cholis mengatakan, berkaca dari selalu bertambahnya kasus Covid-19, sekarang ini dikhawatirkan ada kecenderungan masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan (prokes). Langkah yang bisa dilakukan yakni upaya preventif atau pencegahan dengan vaksinasi maupun penerapan prokes karena obat untuk covid-19 belum ada.

Disamping itu, ungkap Achmad Noeroel Cholis, agar masyarakat tetap disiplin menerapkan prokes dengan ketat, melalui gerakan 3M plus.

“Menjaga jarak atau physical distancing, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta menghindari kerumunan,” kata Achmad Noeroel Cholis, kemarin.

Pihaknya berharap, dikatakan Achmad Noeroel Cholis, penerapan disiplin prokes tersebut berjalan di berbagai lini. Mulai kantor, industri, tempat pelayanan public dan sarana umum lainnya. Serta ada operasi prokes berkala dengan memberi sanksi bagi yang melanggarnya.

"Seperti bagi warga yang tidak bermasker di tempat umum, atau yang berkerumun," ucap Achmad Noeroel Cholis.

Selanjutnya, menurut Achmad Noeroel Cholis, bagi pasien terkonfirmasi COVID-19 agar tidak melakukan isolasi mandiri di rumah. Upaya tersebut dimaksudkan agar anggota keluarga lain tidak ikut tertular, dan juga terkonfirmasi positif.

"Dan untuk menghindari klaster keluarga, maka pasien tanpa gejala dan gejala ringan silakan isolasi di RS darurat COVID-19 Mpu Sindok. Untuk yang gejala berat silakan isolasi di rumah sakit," tandas Achmad Noeroel Cholis yang menambahkan jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Nganjuk kini telah mencapai 3.606 kasus..

Sementara Wakil Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, pihaknya mengimbau kepada penerima vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan ketat meskipun telah mendapat vaksin Covid-19. Karena vaksin merupakan salah satu upaya untuk mencegah terpapar Covid-19 dan karena hingga kini obat Covid-19 belum ada.

"Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak, hindari kerumunan, mengurangi mobilitas harus tetap dilakukan untuk mencegah penularan virus corona. Karena meski di vaksin masih memiliki potensi tertular virus corona tersebut, seperti kami ini yang sudah mengalami," tutur Marhaen Djumadi.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved