Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang

Solidaritas Doa Bersama di Rumah Mertua Serda Guntur Digelar hingga KRI Nanggala 402 Ditemukan

Warga menggelar doa bersama, termasuk baca surat Yasin dan istighosah di rumah mertua Serda Guntur. Itu digelar hingga KRi Nanggala 402 ditemukan.

SURYA.co.id/Samsul Arifin
Suasana doa bersama di kediaman orang tua istri Serda Mes Guntur Ari Prasetyo, Teknisi Mesin Kapal Selam KRI Nanggala 402, Berda Asmara di Jalan Pulo Tegalsari, Surabaya. 

Diakui Mahmudi sosok Guntur merupakan sosok yang baik dan aktif dalam keanggotaan jam'iyah yasinan

"Mas Guntur ini baik aktif di jami yasinan, itu diadakan setiap malam jumat. Mas Guntur selalu ada," katanya.

Istri Serda Guntur berharap KRI Nanggala 402 ditemukan

Berda Asmara, istri Serda Mes Guntur Ari Prasetyo menunjukkan foto saat bersama suaminya.
Berda Asmara, istri Serda Mes Guntur Ari Prasetyo menunjukkan foto saat bersama suaminya. (SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway)

Sementara itu, keluarga Serda Guntur tak bisa menyembunyikan kecemasannya.

Keluarga dari salah satu kru kapal ini tengah menunggu kabar terbaru dari pencarian Kapal Selam KRI Nanggala 402 hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.00 WITA.

Guntur bersama keluarganya tinggal di Candi Lontar, Sambikerep, Surabaya.

Namun, apabila Guntur bertugas, sang istri, Berda Asmara kembali tinggal bersama orangtuanya di Jalan Pulo Tegalsari, Gang Sandiwara Surabaya nomor 8 Kelurahan Wonokromo.

Ditemui di Pulo Tegalsari, ia menceritakan kali terkahir ia bertemu suaminya pada Senin (19/4/2021) lalu.

Seperti kepergian pada pelayaran biasanya, Guntur pamit untuk menyelam.

"Saat itu, suami mengatakan mohon didoakan. Semoga lancar bertugas," kata Berda mengutip pesan suaminya dengan terisak.

Halaman
1234
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved