Breaking News:

Berita Tulungagung

Laki-laki Misterius Meneror Perempuan Hamil di Timur Tulungagung, Ibu Muda Trauma Janinnya Hilang

Banyak kaum perempuan di Tulungagung yang tengah hamil mengalami nasib serupa. Ada yang dipukul dengan keras oleh laki-laki dengan ciri-ciri serupa

Penulis: David Yohanes | Editor: Cak Sur
Istimewa/Warganet
Sosok laki-laki peneror perempuan hamil di Tulungagung yang terekam kamera pengawas. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Seorang ibu muda, sebut saja L mengalami trauma, sebab janinnya yang berusia 4 bulan tiba-tiba hilang.

Kejadian itu bermula saat perutnya yang membuncit dipegang oleh seseorang yang tidak dikenal.

L pun mengalami goncangan. Kejadian ini diceritakan L kepada seorang teman, RS.

RS ternyata juga pernah mengalami kisah serupa.

Saat tengah hamil besar, tiba-tiba ada seorang laki-laki yang memukul perutnya.

“Saat itu usia kandungan delapan bulan. Baru saja acara nyambung tuwuh (salah satu tradisi selamatan saat hamil),” ujar RS, Kamis (22/4/2021).

RS lebih beruntung, karena janinnya selamat dan lahir sehat.

Namun kisah satu tahun lalu yang diunggah RS membangkitkan amarah warganet.

Ternyata banyak kaum perempuan yang tengah hamil mengalami nasib serupa.

Ada yang dipukul, ada yang ditabok dengan keras oleh laki-laki dengan ciri-ciri sama.

Mengendarai motor bebek, diperkirakan jenis Honda Supra, berusia sudah tidak lagi muda.

Para korban rata-rata ada di Kecamatan Ngunut dan Rejotangan, wilayah bagian timur Tulungagung.

“Kalau ingat masih merana, sakit hati. Sangat meresahkan ibu hamil,” ucap RS.

Saat itu RS bahkan berusaha melacak pelaku dari rekaman CCTV di rumah warga.

Sosoknya tertangkap dengan jelas, sayang wajahnya tidak jelas, dan nomor polisi sepeda motornya juga tak terbaca.

RS pun berharap pelaku bisa lekas ditangkap sehingga tidak ada lagi teror bagi perempuan hamil.

Perempuan lain dengan inisial JS juga mengaku menjadi sosok yang sama, dua tahun lalu.

Saat itu JS tengah mengendarai sepeda motor dalam kondisi hamil.

Tiba-tiba dari arah belakang orang itu memukul perutnya dengan keras.

“Saya langsung menangis sambil menahan amarah. Saya kejar orang itu,” ungkapnya.

Sayangnya usaha JS mengejar pelaku sia-sia, orang itu lepas dari kejaran.

Dampak kejadian itu dirasakan JS hingga saat ini.

Ibu dua anak ini mengaku masih trauma jika mengendarai sepeda motor sendirian.

Unggahan mendapat perhatian luas warganet Tulungagung.

Para korban yang sudah lama memendam kisahnya mendukung unggahan RS.

Mereka semua dengan geram berharap sosok laki-laki peneror perempuan hamil itu lekas terungkap.

“Saya juga berani memberi keterangan,” tulis Rf, seorang perempuan yang mengaku perutnya mendapat pukulan pelaku saat hamil, di depan SMAN 1 Rejotangan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved