Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang

Keluarga Serda Guntur Gelar Istighotsah, Istri Harap Kapal Selam KRI Nanggala 402 Segera Ditemukan

Suasana haru menyelimuti raut wajah istri Serda Mes Guntur Ari Prasetyo selaku senior teknisi mesin Kapal Selam KRI Nanggala 402 hilang.

Kolase SURYA.co.id/Bobby Koloway/Ahmad Zaimul Haq
Berda Asmara, istri Serda Mes Guntur Ari Prasetyo menunjukkan foto saat bersama suaminya, Kamis (22/4/2021). Keluarga Serda Guntur menggelar istighotsah dan berharap KRI Nanggala 402 segera ditemukan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Suasana haru menyelimuti raut wajah istri Serda Mes Guntur Ari Prasetyo selaku senior teknisi mesin Kapal Selam KRI Nanggala 402 yang hilang di perairan Bali. 

Hari ini, istri Serda Guntur, Berda Asmara menuturkan, keluarganya menggelar istighotsah dan berdoa agar Kapal Selam KRI Nanggala 402 segera ditemukan.

Isak tangis dan mata sembab terlihat dari wajah Berda saat ditemui reporter SURYA.co.id di kediaman orang tuanya yang berada di Jalan Pulo Tegalsari, Gang Sandiwara Surabaya nomor 8 Kelurahan Wonokromo.

Sebenarnya, Berda dan Serda Guntur memiliki rumah di Candi Lontar, Sambikerep, Surabaya.

Namun, ketika Serda Guntur bertugas layar, Berda tinggal bersama orang tuanya di Jalan Pulo Tegalsari.

Baca juga: Menhan Prabowo Angkat Bicara Kapal Selam Nanggala 402 Hilang: Alutsista Kita Sudah Tua, Dipaksakan

Dalam kesempatan ditemui reproter SURYA.co.id, Berda menuturkan, sebenarnya suaminya tidak ingin berangkat dalam acara mengikuti gelaran latihan tersebut.

Berda Asmara, istri Serda Mes Guntur Ari Prasetyo menunjukkan foto saat bersama suaminya.
Berda Asmara, istri Serda Mes Guntur Ari Prasetyo menunjukkan foto saat bersama suaminya. (SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway)

Namun, Berda tidak mengungkapkan alasan suaminya enggan mengikuti latihan tersebut.

Di Kapal Selam KRI Nanggala 402, Serda Guntur yang berusia 39 tahun menjadi salah satu senior Teknisi mesin.

Baca juga: Mertua Komandan KRI Nanggala 402 yang Hilang Kontak: Kami Berharap yang Terbaik, Mohon Doanya

"Suami saya mengawali karier sebagai teknisi kapal di atas permukaan.

Kemudian, beliau ambil pendidikan untuk kapal selam," kata Berda.

Halaman
1234
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved