Breaking News:

Berita Situbondo

Demo Menolak Perluasan RSMS, Warga Mainkan Musik Patrol untuk Gugah Kehadiran Bupati Situbondo

Intinya, mereka menolak rencana pengembangan RSMS dan menuntut agar Bupati Karna menemui mereka.

surya/izi hartono
Suasana unjuk rasa di Kantor Pemkab Situbondo, warga menuntut penyelesaian di rumah sakit Mitra Sehat (RSMS), Kamis (22/4/2021). 

SURYA.CO.ID, SITUBONDO - Penolakan warga Kampung Barat, Desa Curah Ceru, Kecamatan Panji, Kabupaten Situbondo atas rencana perluasan rumah sakit Mitra Sehat ( RSMS) masih berlarut-larut.

Karena sekian lama tidak ada titik temu, akhirnya puluhan warga di permukiman sekitar RSMS berunjuk rasa di kantor Pemkab Situbondo, Kamis (22/4/2021).

Warga berunjuk rasa di depan kantor pemkab untuk meminta solusi dari Bupati Situbondo, Karna Suwandi. Mereka adalah warga Kaplingan dan non Kaplingan RT02/RW11 di Kampung Barat yang tergabung Solidaritas Warga Kaplingan (SOWAK) 0211.

Dalam aksinya, warga membawa poster dan banner yang dipasang di pintu masuk kantor Pemkab Situbondo. Intinya, mereka menolak rencana pengembangan RSMS dan menuntut agar Bupati Karna menemui mereka.

Uniknya, selama aksi itu warga membuat keramaian dengan memukul kentongan. Mereka memainkan musik patrol dengan harapan aspirasi mereka didengar bupati.

"Kami tidak mau ditemui para pejabat pemkab, karena sudah sering dan hasilnya tidak ada. Kami tetap di sini sampai ditemui bupati," ujar Edy Supriyono, orator aksi demo kepada SURYA.

Menurut Edy, warga tetap mempersoalkan rencana RSMS memperluas bangunannya. Dalam aksi itu, mereka menyampaikan beberapa tuntutan.

Salah satunya, agar RSMS tidak melakukan perluasan lahan dan tidak menambah pembangunan gedung atau infrastruktur rumah sakit, baik ke atas, samping maupun ke bawah dengan dalih apapun.

"Sesuai fatwa ruang yang diterbitkan Bupati Situbondo Nomor 050/0365/431.301.5/2013 pada 13 Maret 2013, RSMS hanya memiliki izin menempati lahan seluas 3.000 meter persegi. Namun saat ini sudah lebih dari itu," kata Edy.

Selain itu, warga juga menuntut RSMS membongkar bangunan di luar lahan 3.000 meter persegi yang sudah dilarang bupati Situbondo dan mengembalikan ke fungsi awal.

"Semua kegiatan dan fasilitas RSMS harus terpusat di lahan tersebut. Mulai bangunan utama, tempar parkir, IPAL, hingga ruang terbuka hijau. Lahan seluas 3.000 meter persegi hrus ditandai dengan pagar keliling tinggi," jelasnya.

Tak hanya itu, pihak RSMS juga didesak menyediakan lahan d iluar dan jauh dari permukiman warga. Itu sebagai komitmen bahwa ke depannya pengembangan RSMS dilakukan di tempat lain .

Aksi para warga kontra rumah sakit Mitra Sehat mendapat pengawalan dan pengamanan puluhan anggota Polres Situbondo. Tetapi sampai beberapa jam mereka tak bisa bertemu bupati. ***

Penulis: Izi Hartono
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved