Breaking News:

Berita Surabaya

Aplikasi Menara Datun Inovasi Kejati Jatim Mendapat Apresiasi dari Kejaksaan Agung RI

Kejaksaan Agung RI mengapresiasi inovasi yang dibuat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Inovasi itu adalah pembuatan aplikasi yang disebut Menara Datun

Istimewa/Humas Kejati Jatim
Tampilan aplikasi Menara Datun, inovasi Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Kejaksaan Agung RI mengapresiasi inovasi yang dibuat Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim).

Inovasi itu adalah pembuatan aplikasi yang disebut Menara Datun singkatan dari Manajemen Perkara Datun Jatim.

Apresiasi tersebut disampaikan oleh Wakil Jaksa Agung RI, Setia Untung Arimuladi selaku Ketua Tim Pengarah Reformasi Birokrasi Kejaksaan RI kepada Kepala Kejati Jatim (Kajati) Mohamad Dofir.

"Wakil Jaksa Agung RI menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur atas inisiatif jajaran Bidang Perdata dan Tata Usaha Kejaksaan Tinggi Jawa Timur atas pembuatan aplikasi Menara Datun Jatim dengan tujuan sinergitas kinerja bidang Perdata dan Tata Usaha Negara pada wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur," kata Wakil Jaksa Agung dalam surat apresiasi itu.

Wakil Jaksa Agung RI mengatakan aplikasi Bidang Datun tersebut bisa menjadi contoh bagi satuan kerja daerah dapat berkarya dengan mandiri, meskipun CMS Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara untuk tingkat nasional belum dapat diterapkan.

"Keberhasilan yang dicapai (Kejati Jatim) agar menjadi motivasi bagi seluruh Kejaksaan Tinggi seluruh Indonesia untuk melakukan replikasi," ujarnya.

Kajati Jatim, Muhammad Dofir menyampaikan terima kasih atas apresiasi dan dukungan dari Kejaksaan Agung sehingga aplikasi Menara Datun Jatim dapat terwujud dan berjalan dengan baik.

"Apresiasi ini menjadikan motivasi bagi kami dan jajaran Kejati Jatim untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Dofir, Kamis, (22/4/2021).

Menurut Dofir, aplikasi Menara Datun bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pelaporan yang berbasis teknologi dengan mengutamakan kecepatan, efektif dan paperless.

"Data laporan kegiatan datun di masing-masing Kejari se-Jatim diinput ke dalam aplikasi oleh operator sehingga ke depan sudah tidak lagi menggunakan banyak kertas dan lebih mudah di monitor capaian kegiatan Datun," jelas Kajati Jatim.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved