Breaking News:

Berita Sidoarjo

Setelah Pulang Ngopi di GOR Sidoarjo, Darah Mengucur dari Kepala Angie. Penyebabnya Mengerikan

Dari penuturan Angie, kepalanya terkena sabetan samurai dari sekelompok pemuda tak dikenal di kawasan GOR Sidoarjo.

surya/m taufik
Korban menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo akibat luka bacok di kepalanya, Rabu (21/4/2021). 

SURYA.CO.ID, SIDOARJO - Perjalanan pulang dari kawasan GOR Sidoarjo, Minggu (18/4/2021) malam lalu menjadi pengalaman mengerikan bagi Angie (23).

Bagaimana tidak, pemuda asal Kelurahan Lemah Putro, Kecamatan Kota Sidoarjo itu mengalami luka parah di kepalanya sampai mengucurkan darah, saat dalam perjalanan pulang setelah ngopi dengan kedua temannya.

Kepada SURYA, Rabu (21/4/2021), Angie yang masih menjalani perawatan di RSUD Sidoarjo menuturkan, ia mengalami luka itu akibat sabetan benda tajam, bukan karena efek ngopi. Dari penuturan Angie, kepalanya terkena sabetan samurai dari sekelompok pemuda tak dikenal di kawasan GOR Sidoarjo.

“Kejadiannya, Minggu (18/4/2021) pukul 02.30 WIB di dekat pintu keluar kompleks GOR Sidoarjo,” kata Angie.

Diceritakan, ia bersama dua temannya ngopi di kawasan GOR sejak malam sambil menunggu waktu sahur. Sampai sekitar pukul 02.30 WIB, ia bersama dua temannya itu memutuskan untuk pulang.

Mengendarai sepeda motor, mereka keluar melewati jalan dekat Kolam Renang di kompleks GOR. Saat itu laju motornya terpaksa dihentikan karena di depan ada dua kelompok pemuda yang sedang terlibat tawuran.

“Motor berhenti karena tidak bisa lewat. Dan saat berhenti itu, tiba-tiba saya disabet samurai dari belakang. Mengenai kepala saya,” kisahnya.

Angie juga mengaku ingat bahwa ia sempat dipukuli dan ditendangi oleh beberapa orang tak dikenal. Tetapi karena darah mengucur deras dari kepala sampai ke bajunya, Angie ambruk di lokasi kejadian.

“Saya tidak sadar. Dan ketika sadar, sudah berada di rumah sakit. Sudah ada sekira 20 jahitan di kepalanya bagian belakang,” lanjutnya.

Setelah dicari tahu, ternyata Angie dibawa ke rumah sakit oleh kedua temannya. Mereka masih sempat menolong korban, setelah para pelaku kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Orangtua Angie sudah melaporkan kejadian itu ke Polresta Sidoarjo. Keluarga berharap, polisi bisa mengungkap pelaku penganiayaan di kawasan GOR Sidoarjo tersebut.

Kasubbag Humas Polresta Sidoarjo, Ipda Tri Novi Handono membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari orangtua korban. Menurutnya, petugas sudah melakukan penyelidikan untuk mengungkap peristiwa ini.

“Laporan dari keluarga korban sudah diterima petugas. Saat ini, petugas masih melakukan penyelidikan terkait peristiwa itu,” kata Novi. ****

Penulis: M Taufik
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved