Breaking News:

Ragukan Keterangan Polisi Soal Pembunuh Tokoh Masyarakat di Sampang, Keluarga Sebut Pembunuh Bayaran

Kasus pembunuhan Suliman, tokoh masyarakat di Sampang, Madura masih menimbulkan teka-teki. Keluarga meragukan keterangan polisi.

surya/hanggara pratama
Keluarga Suliman saat berada di depan Mapolres Sampang, Madura, kemarin (20/4/2021). Keluarga meragukan keterangan polisi terkait pembunuh tokoh masyarakat di Sampang itu. Foto kiri: Kapolres Sampang saat menunjukkan salah satu tersangka. 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Kasus pembunuhan Suliman, tokoh masyarakat di Sampang, Madura masih menimbulkan teka-teki.

Penjelasan polisi yang menyebut Suliman dikeroyok 3 orang hingga tewas masih ragukan pihak keluarga.

Bahkan, pihak keluarga menyinggung adanya pembunuh bayaran di kasus yang menggegerkan warga Desa Paopale Laok, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura

Keluarga juga menyebut pembunuh kakak Kepala Desa Paopale Laok itu lebih dari tiga orang. 

Bahkan sejumlah pelaku itu diduga merupakan pembunuh bayaran.

Kronologi Maling Curi TV di Kota Malang Terekam CCTV, Pelaku Menyaru Jadi Ojek Online

Mirip Aulia Kesuma, Istri Otak Pembunuhan Suami di Bantul, Dihabisi Selingkuhan saat Hubungan Badan

Keponakan korban, Hasan mengatakan bahwa informasi yang ia dapat jumlah pelaku terhadap pamannya ada delapan orang.

"Maka kami harapkan Polres Sampang menyelesaikan kasus ini secara profesional," ujarnya.

Hal senada disampaikan, Kepala Desa Paopale Laok yang tidak lain saudara korban, Bahrahim jika pihaknya menekankan agar Polres Sampang harus profesional.

Dengan menyelesaikan kasus secara terbuka tanpa ada yang disembunyikan.

"Kami harapkan Polres Sampang terbuka untuk publik," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved