Breaking News:

Berita Nganjuk

Pemkab Nganjuk Beri Kesempatan Pelaku Usaha Mikro Peroleh Bantuan Produktif 2021

Pemkab Nganjuk melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) membuka pendaftaran program bantuan produktif usaha mikro (BPUM).

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Parmin
surya.co.id/ahmad amru muiz
Petugas Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk saat menerima pendaftaran pelaku usaha mikro yang mengajukan permohohan mendapatkan BPUM tahun 2021. 

SURYA.CO.ID | NGANJUK - Pemkab Nganjuk melalui Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Mikro (Disnakerkop UM) membuka pendaftaran program bantuan produktif usaha mikro (BPUM).

Pembukaan pendaftaran tersebut seiring dengan kembali digulirkanya program BPUM dari Pemerintah untuk tahun 2021.

Kepala Disnakerkop UM Kabupaten Nganjuk, Supiyanto menjelaskan, bantuan tersebut diperuntukkan bagi para pelaku usaha mikro di Kabupaten Nganjuk sebagai calon penerima.

Pendaftaran BPUM sendir dibuka seluas-luasnya bagi para pelaku UM. Dimana setiap pengajuan yang memenuhi syarat akan diproses lebih lanjut untuk diteruskan ke Kementerian Koperasi dan UKM.

"Nantinya Kementerian yang akan menentukan siapa pelaku UM yang diberikan bantuan. Bantuan tersebut akan langsung dicairkan ke rekening yang bersangkutan," kata Supiyanto, Rabu (21/4/2021).

Dijelaskan Supiyanto, pelaku usaha yang mengajukan dan dinilai layak diberikan bantuan akan menerima BLT sebesar Rp 1,2 juta.

Jumlah tersebut memang lebih sedikit dibandingkan program yang sama tahun 2020 lalu yakni sebesar Rp 2,4 juta.

Hal itu sebagai upaya perluasan pelaku usaha yang terjangkau bantuan.

"Dan uang bantuan untuk pelaku UM dikirim melalui rekening BRI masing-masing. BRI sebagai mitra penyalur bantuan tersebut," ucap Supiyanto.

Diungkapkan Supiyanto, program BPUM tahun ini merupakan program bantuan tahap kedua.

Dimana pada tahun 2020 lalu kurang lebih ada sebanyak 8.000 penerima BPUM bagi pelaku UM di Kabupaten Nganjuk.

Untuk itu, imbuh Supiyanto, pihaknya berharap bagi penerima BPUM tahap pertama agar sebaiknya tidak mengajukan kembali. Serta memanfaatkan bantuan tersebut semaksimal mungkin.

"Bagi UM yang belum menerima bisa segera mengajukan. Semoga pelaku UM bisa memanfaatkan BPUM tersebut untuk mengembangkan usaha mereka.

Walaupun itu jumlahnya kecil, namun setidaknya jika dimanfaatkan dengan baik akan bisa membantu mengembangkan usaha mereka," tutur Supiyanto. 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved