Breaking News:

Berita Bangkalan

Pemerintah Pusat Dukung Pemkab Bangkalan Wujudkan Pelabuhan Tanjung Bulu Pandan di Kecamatan Klampis

Rencana besar Pemerintah Bangkalan untuk mewujudkan pembangunan Pelabuhan Internasional Tanjung Bulu Pandan di Kecamatan Klampis.

surya.co.id/ahmad faisol
Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron (kanan berkopyah) bersama Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia membahas rencana besar Pemerintah Bangkalan untuk mewujudkan sejumlah pembangunan proyek strategis di Bangkalan, Senin (19/4/2021). 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Rencana besar Pemerintah Bangkalan untuk mewujudkan pembangunan Pelabuhan Internasional Tanjung Bulu Pandan di Kecamatan Klampis.

Selain itu Pemkab Bangkalan juga akan mengembangkan  Madura International Seaport City (MISC) di Kecamatan Socah, pengembangan Kawasan Kaki Jembatan Suramadu (KKJSM), sekaligus pengembangan infrastruktur jalan interchange Suramadu – Klampis.

Seluruh rencana proyek terseut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat.

Angin segar itu berhembus dari Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan setelah rombongan Bupati Bangkalan RK Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) diterima Kepala BKPM RI, Bahlil Lahadalia, Senin (19/4/2021).

Ra Latif didampingi Sekretaris Daerah, Taufan Zairinsjah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Ainul Ghufron, dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Eko Setiawan.

Pada pundak para pemangku kebijakan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan itu tidak hanya memanggul misi terwujudnya mega proyek, akan tetapi juga mengusung sejuta harapan untuk pemberdayaan dan peningkatan perekonomian masyarakat Bangkalan.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKPM RI Bahlil Lahadalia didampingi Deputi Perencanaan Penanaman Modal, Ikmal Lukman, Deputi Penanaman Modal, Saribua, serta Staf Khusus Kepala BKPM RI.

Di hadapan Bahlil, Ra Latif dengan gamblang dan terperinci memaparkan potensi- potensi investasi di Kabupaten Bangkalan yang sangat prestisius, spektakuler, dan prospektif.

Ra Latif menyertakan pendekatan dan analisis Strenght, Weakness, Opportunity, Threathly (SWOT) untuk menjelaskan keunggulan, hambatan, peluang besarnya, termasuk segala tantangan yang substantif dalam Peraturan Presiden (Pepres) Nomor 80 Tahun 2019.

“Kami hadir ke BKPM RI sebagai upaya penajaman peran pemerintah dalam pelaksanaan Perpres Nomor  80 Tahun 2019 tentang Peluang dan Potensi Investasi di Kabupaten Bangkalan,” ungkap Ra Latif, Rabu (21/4/2021) malam.

Halaman
1234
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved