Breaking News:

Berita Kota Batu

Larangan Mudik Akan Lemahkan Pariwisata Kota Batu, Jumlah Wisatawan Bakal Merosot

Biasanya, lanjut Sujud, jumlah wisatawan akan mulai meningkat pada H+2 libur Idul Fitri. Bahkan puncak kunjungan di H+5 lebaran.

Penulis: Benni Indo
Editor: Deddy Humana
surya/benni indo
Wisatawan berkunjung ke lokasi pertanian hortikultura di Kota Batu yang memiliki pemandangan indah. 

SURYA.CO.ID, KOTA BATU - Potensi menurunnya jumlah wisatawan ke Kota Batu kemungkinan besar terjadi pada liburan Lebaran ini. Penyebabnya adalah larangan mudik yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat.

Marketing Manager-PR Jatim Park Grup (JTP), Titik S Ariyanto berpendapat larangan mudik akan melemahkan sektor pariwisata yang menjadi tumpuan utama Kota Batu. Padahal Lebaran adalah salah satu momen yang ditunggu-tunggu para pelaku usaha pariwisata.

"Tentu (larangan mudik) akan sangat berdampak pada sektor pariwisata. Apalagi mayoritas wisatawan kami berasal dari luar Malang Raya," kata Titik, Rabu (21/4/2021).

Dikatakan Titik, sejumlah tamu atau wisatawan sudah mulai memberitahukan kemungkinan liburan ke Jatim Park Group di Kota Batu. Namun Titik juga belum mengetahui secara rinci teknis pelarangan mudik tahun ini.

"Banyak tamu yang bertanya, bagaimana kalau ke Batu saat Lebaran bisa atau tidak? Tetapi kami tidak bisa memberi jawaban pasti," paparnya.

Hal senada disampaikan Direktur PT Selecta, Sujud Hariadi. Ia memperkirakan jumlah wisatawan yang datang pada libur Lebaran tahun ini akan berkurang. Apalagi lebih dari separo wisatawan yang biasa datang ke Selecta berasal dari luar Malang Raya.

"Wisatawan lokal Malang Raya tidak lebih dari 20 persen, bahkan di kisaran 15 persen. Mayoritasnya wisatawan yang datang ke Selecta itu, dari Surabaya dan sekitarnya," jelas Sujud.

Biasanya, lanjut Sujud, jumlah wisatawan akan mulai meningkat pada H+2 libur Idul Fitri. Bahkan puncak kunjungan di H+5 lebaran. "Biasanya dalam dua minggu libur lebaran bakal membeludak tingkat kunjungannya. Bahkan per hari bisa sama dengan weekend," kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Batu itu.

Ia pun berharap pemerintah bisa segera mempercepat proses vaksinisasi pelaku wisatawan dan masyarakat. Sehingga dapat segera terbentuk herd immunity. Pemkot Batu tengah mengejar target vaksinasi jelang Lebaran. Para lansia menjadi priortas saat ini setelah.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, pihaknya akan memfokuskan vaksinasi terhadap lansia agar persentase kematian menurun. "Ketika vaksin datang, kami akan targetkan terlebih dahulu terhadap lansia. Sebab, pada Hari Raya nanti banyak keluarga yang berpotensi menulari ke lansia," terangnya.

Para dokter di TNI/Polri juga membantu untuk menyuntik vaksin. Dikatakan Punjul, TNI/Polri memiliki dokter-dokter yang ahli di bidang kesehatan. "Begitu vaksin turun dua minggu ini, maka langsung fokus ke lansia," imbuhnya. ****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved