Selasa, 21 April 2026

Persebaya Surabaya

Demi Persebaya Surabaya, Ini Update Harga Sewa Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melakukan revisi tarif sewa Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Ini setelah dikeluhkan Persebaya Surabaya

Penulis: Khairul Amin | Editor: Fatkhul Alami
surya.co.id/ahmad zaimul haq
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya. Satu dari 6 stadion di Indonesia yang akan jadi venue Piala Dunia U-20 2021 

Penulis: Khairul Amin | Editor: Fatkhul Alami

SURYA.co.id | SURABAYA - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) melakukan revisi tarif sewa Stadion Gelora Bung Tomo (GBT). Ini setelah dikeluhkan Persebaya Surabaya sebagai calon penyewa terbesar di Liga 1 2021.

Semula, berdasarkan draf Raperda Pemkot Surabaya, sewa Stadion GBT Surabaya mencapai 22 juta perjam dan Persebaya Surabaya sudah menyampaikan keberatan terhadap nominal tersebut.

Menanggapi keberatan dari Persebaya Surabaya, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Surabaya, M Afghani Wardhana mengaku pihaknya sudah melakukan pengkajian, nilai sewa mengalami penurunan menjadi 11.5 juta perjam.

"Setelah kami rapat di kantor dengan tim, bagian hukum dan pimpinan, ada pengurangan biaya sewa dari yang sebelumnya 22 juta menjadi 11.580 juta," ungkap Kadispora Kota Surabaya, M. Afghani Wardhana, Rabu (21/4/2021).

Mengenai item yang dipangkas, dijelaskan M. Afghani, dua diantaranya adalah biaya penggunaan air dan listrik/genset.

Dua item tersebut akan menjadi biaya tambahan dari harga sewa terbaru ketika pengguna Stadion GBT menggunakan hingga malam hari.

"Ketika nanti Persebaya pertandingan sampai malam dan lainnya, otomatis nanti dibebani biaya tambahan untuk listrik atau lampu dan sebagainya," jelas M. Afghani.

Mengenai pembaruan harga sewa dalam Raperda 2021, M. Afghani menyebut bahwa pihaknya memang harus memperbarui untuk menyesuaikan dengan kondisi stadion.

"Karena kondisi stadion juga lebih bagus dan harus disesuaikan dengan nilai sekarang. Sehingga tim apraisel itu menetapkan harga sewa sebesar itu," paparnya.

Ubahan harga sewa menjadi 11.5 juta dipaparkan M. Afghani sebenarnya tidak mengubah nilai yang disampaikan oleh tim apraisel.

Artinya penetapan ini masih sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Sebetulnya tidak merubah harga penetapan sewa dari apraisel, tapi kami mengeluarkan item biaya yang tidak perlu dibebankan pada pemohon, di dalamnya termasuk Persebaya," tegasnya.

M. Afghani juga mengajak semua pihak menilai angka yang ditetapkan lebih rasional.

Tidak lebih dulu mengkalkulasikan harga sewa per jam menjadi satu hari. Karena sejatinya ia menyebut, sewa satu laga itu tidak harus satu hari, menyesuaikan kebutuhan.

"Kalau lima jam dengan tarif lama kan cuma 110 dan 140 juta, tidak yang 440 tadi. Artinya ketika stadion GBT dipakek cuma 5-7 jam, ada sebuah nilai yang masih masuk akal, nilai yang masih mengikuti pada situasi sekarang," pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved