Breaking News:

Berita Trenggalek

Safari Ramadan, Bupati Trenggalek Mas Ipin Ajak Warga Tetap Waspada Covid-19

Bupati yang akrab disapa Mas Ipin tersebut berpesan agar warga tetap waspada terhadap pandemi Covid-19.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ketika mengikuti kegiatan Safari Ramadan di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, Senin (20/4/2021). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin memulai rangkaian Safari Ramadan pertama tahun ini di Desa Kamulan, Kecamatan Durenan.

Dalam safarinya itu, Bupati yang akrab disapa Mas Ipin tersebut berpesan agar warga tetap waspada terhadap pandemi Covid-19.

Kewaspadaan itu perlu ditingkatkan menjelang pelaksanaan Lebaran dan Hari Raya Kupatan mendatang.

Perayaan budaya kupatan yang menjadi momen orang berkumpul dan berkerumun dianggap berisiko menjadi tempat penularan virus corona.

“Kita semua sudah cukup dewasa dalam menghadapi Covid-19. Jadi tetap tidak terlena. Mari kita jaga nikmat sehat yang diberikan Tuhan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan,” kata Mas Ipin.

Politisi PDI Perjuangan itu mengimbau agar warga merayakan Lebaran dan kupatan di lingkungan masing-masing dan tak berpergian jauh.

Ia juga meminta warga yang memiliki keluarga yang tengah merantau di luar kota agar mengimbau keluarganya untuk tak mudik.

Baca juga: Satu Buron Curanmor di Bengkel Kejawan Putih Kota Surabaya Diringkus di Sampang Madura

Baca juga: Temuan Razia Makanan Sebelum Lebaran di Tulungagung, Mulai Jejak Tikus Sampai Izin Mati

Baca juga: Empat Desa di Kecamatan Junrejo Kota Batu Naik Kelas Menjadi Desa Mandiri

“Seyogyanya, perayaan kali ini dilakukan di lingkungannya saja. Tidak terlalu jauh. Tidak membuat kerumunan,” sambungnya.

Larangan mudik, kata dia, dikeluarkan bukan untuk mempersulit warga.
Tapi untuk saling menjaga agar penularan Covid-19 bisa dikendalikan.

“Intinya jangan menggampangkan dan mari kita saling menjaga,” sambung Mas Ipin.

Dalam momen Ramadan ini, ia juga mengajak warga Trenggalek yang mampu untuk menyalurkan zakat dan sedekah.

Zakat dan sedekah yang dikeluarkan oleh tiap orang saat ini, kata dia, bisa sangat berarti bagi orang lain yang dalam kondisi kekurangan.

“Jangan sampai kita diingatkan oleh Allah karena tidak peduli dengan orang yang membutuhkan. Apalagi saat pandemi ini banyak masyarakat mengalami himpitan, khususnya di sektor perekonomian,” ucapnya.

BACA BERITA TRENGGALEK LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved