Breaking News:

Rekor, Jenderal Andika Perkasa Bangun Penjara Berteknologi Kecerdasan Buatan, Habis Rp 100 Miliar

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memelopori pembangunan penjara militer yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan.

Editor: Suyanto
Youtube TNI AD
Jenderal Andika Perkasa dan seorang anak prajurit TNI. Jenderal Andika Perkasa Rombak Rumah Prajurit Tak Layak Huni Jadi Mewah 

SURABAYA.co.id I JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa memelopori pembangunan istalasi penjara militer yang dilengkapi dengan teknologi kecerdasan.

Pembangunan ini menjadi rekor, penjara militer pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi kecerdasan buatan.

Penjara yang berada buatan di Pomda Jaya Jakarta digunakan untuk tahanan selain militer. Meski begitu, penjara itu bisa juga digunakan untuk menampung titipan tahanan sipil, selama kapasitasnya masih mencukupi.

"Bahwasannya nanti mungkin ada institusi lain yang menitipkan, itu sesuatu yang bisa kita bicarakan, selama space-nya masih ada, kami terbuka," kata Andika usai meresmikan Smart Instalasi Tahanan Militer di Markas Pomdam Jaya Jakarta pada Selasa (20/4/2021).

Andika juga menegaskan instalasi tahanan militer berteknologi kecerdasan buatan pertama dalam sejarah TNI AD tersebut tidak ada hubungannya dengan fasilitas tahanan KPK yang dititipkan di Pomdam Jaya Jakarta.

Andika mengatakan tahanan KPK yang dititipkan di Pomdam Jaya Jakarta dikelola KPK.

"KPK yang memiliki fasilitas tahanan di sini sebetulnya tidak ada hubungannya dengan instalasi Tahanan Militer yang baru ini karena ya ada di dalam sini juga, dan itu juga di manage langsung oleh KPK, jadi sama sekali tidak ada hubungannya," kata Andika.

Bersama dengan sejumlah pejabat di jajaran TNI AD, Andika meresmikan Smart Instalasi Tahanan Militer yang berlokasi di Markas Pomdam Jaya Jakarta pada Selasa (20/4/2021).

Andika menjelaskan biaya pembangunan instalasi tahanan militer tersebut mencapai Rp 100 miliar.

Bangunan instalasi tahanan militer tersebut, kata dia, seluas sekitar 1.500 meter persegi di dalam Markas Pomdam Jaya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved