Breaking News:

Berita Banyuwangi

Perluas Digitalisasi Daftar dan Bayar Uji Kir Kendaraan di Banyuwangi Kini Via Online

Kini pembayaran pendaftaran uji Kir di Kabupaten Banyuwangi bisa dilakukan secara nontunai.

Foto Istimewa Humas Pemkab Banyuwangi
Uji KIR Kendaraan di UPT PKB Dinas Perhubungan Kabupaten Banyuwangi 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi terus mempercepat dan memperluas digitalisasi ekonomi di segala lini.

Kini pembayaran pendaftaran uji Kir bisa dilakukan secara nontunai.

"Pembayaran pendaftaran uji Kir selama ini pemohon harus mendaftar ke loket Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) sekarang tidak perlu lagi datang ke kantor. Pendaftaran dan pembayaran uji Kir dapat dilakukan dari rumah atau dari mana saja, karena sudah online," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Banyuwangi, Dwi Yanto, Selasa (20/4/2021).

Dwi Yanto menjelaskan mulai pendaftaran uji kir sudah bisa dilakukan secara online. Setelah pendaftaran teregristrasi secara online, pemohon dapat langsung membayar biaya uji Kir melalui semua aplikasi e-Wallet dan m-Banking di semua rekening bank melalui android.

Setelah itu bukti pembayaran langsung ditampilkan di android masing-masing.

Melalui elektronifikasi pembayaran uji kir ini, pemohon tidak perlu antri dan mengambil nomor antrian.

Baca juga: Bupati Tulungagung Melarang Mudik, Tapi Izinkan Silaturahmi Terbatas Saat Lebaran, Ini Syaratnya

Baca juga: Menu Nasi Hijau Jepara, Sajian Khas Nusantara untuk Buka Puasa di Four Points Pakuwon Indah

Baca juga: Cewek Sidoarjo Jajakan Diri di Pinggir Jalan Kota Malang, Ini Pengakuannya saat Tertangkap Razia

"Sudah tidak seperti dulu lagi. Tidak usah antri di loket. Bisa daftar kapan saja sesuai jadwal batas akhir uji kir kendaraannya. Juga tidak perlu cetak bukti pembayaran karena sudah tampil secara otomatis dengan tampilan barcode masing-masing," jelas Dwi Yanto.

Dengan penerapan non tunai ini, menurut Dwi, selama masa transisi di UPT PKB Dinas Perhubungan, akan memanfaatkan petugas bank dari fungsi penerima setoran pembayaran uji kir, menjadi fungsi pelayanan pembuatan rekening dan bimbingan pembuatan aplikasi m-Banking agar bisa melakukan pendaftaran dan pembayaran secara online.

"Jadi petugas bank yang selama ini melayani pembayaran di loket, diganti fungsinya untuk melayani pembukaan rekening atau pembuatan aplikasi m-banking pada pemohon uji kir yang belum punya rekening atau m-bangking," jelas Dwi.

Dwi Yanto mengatakan, digitalisasi dalam uji kir ini sebagai tindak lanjut arahan Ibu Bupati Banyuwangi ketika pengukuhan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).

"Sekarang Pembayaran dan Pendadtaran Uji Kir sudah secara non tunai semua saja atau online murni," tambah Dwi.

Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved