Breaking News:

Berita Bangkalan

Dengan Ketangguhan dalam Kasih Sayangnya, RA Kartini Menginspirasi Hidup Wakapolres Bangkalan

Setiap 21 April, Indonesia memperingati Hari Kartini untuk mengapresiasi perjuangan RA Kartini menginspirasi kebangkitan kaum perempuan

surya/ahmad faisol/ist
Wakapolres Bangkalan, Kompol Andjar Setijaningrum menjelaskan makna penting Hari Kartini. 

SURYA.CO.ID, BANGKALAN – Setiap 21 April, Indonesia selalu memperingati Hari Kartini untuk mengapresiasi perjuangan RA Kartini menginspirasi kebangkitan kaum perempuan.

Apa saja yang bisa diteladani dari sosok pejuang wanita itu, jawabannya adalah ketegaran alias ketangguhan, tanpa kehilangan naluri untuk menunjukkan kasih sayangnya.

Sifat-sifat itulah yang terpatri dalam diri Wakapolres Bangkalan, Kompol Andjar Setijaningrum. Empat kali gagal sebagai Bintara Polisi, tidak kemudian membuat perempuan kelahiran Malang, 25 Januari 1971 itu pantang menyerah. Hingga ia dipercaya menjabat Wakapolres Bangkalan terhiutng 1 Desember 2020.

Ketika ditemui di Gedung Utama Mapolres Bangkalan, Selasa (20/4/2021), Andjar pun menegaskan bahwa perempuan Indonesia, termasuk generasi saat ini termasuk para polwan, harus memiliki sifat-sifat dari RA Kartini. Tidak sekadar mengenang secara seremonial lalu lupa.

“Perempuan itu, terutama polwan harus pintar, tegar, dan tangguh dalam kondisi apapun. Harus bisa membagi kasih sayang untuk pribadi, masyarakat, dan keluarga. Sosok Kartini harus terpatri dalam diri seorang polwan,” ungkap Andjar kepada SURYA.

Jauh sebelum menempuh pendidikan di Sespim Polri, Bandung, Andjar yang kala itu masih berpangkat Letnan Satu harus terpisah dari orangtua. Ia ditugaskan di Pusku Mabes Polri begitu diterima sebagai anggota Polri pada 1995.

Bahkan ia harus menerima keputusan pimpinan ketika diperintahkan terbang untuk bertugas ke Irian Jaya di tahun 1998. Sebulan kemudian, ia harus bergeser ke Maluku. “Saat itu situasi di Ambon sedang tidak bagus, masih terjadi penembakan-penembakan liar, hingga penculikan,” kenang Andjar.

Pengalaman berdinas di wilayah konflik telah menempa Andjar agar tangguh sebagai seorang polwan. Kariernya pun terus melejit. Selama 25 tahun mengabdi, ia tercatat sebanyak 16 kali dipindahtugaskan.

Sebelum menjabat Wakapolres Bangkalan di awal Desember 2020, Andjar pernah berdinas Polda Jatim, Polwil (Polresta) Malang, Polres Nganjuk, Polres Pare, Polres Kediri Kota, SPN Mojokerto, kembali ke Polres Kediri sebagai Kepala Bagian Perencanaan Polres Kediri tahun 2019.

Namun kenangan yang tidak bisa terlupakan Andjar, ketika ia bertugas di Polres Pare. Dalam perjalanan menuju Polres Kediri sekitar pukul 07.00 WIB, sebuah truk menyerempet mobil yang dikendarainya dan menabrak seorang anak SMP kelas I hingga sekarat, Desember 2019.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved