Breaking News:

Berita Lamongan

Sempat Berhenti Produksi, Ramadan Ini Pengrajin Songkok di Lamongan Mulai Banjir Orderan

Sentra pengrajin songkok di Desa Pengangsalan, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, mulai kebanjiran order.

SURYA.CO.ID/Hanif Mashuri
Pengrajin songkok di Desa Pengangsalan, Kecamatan Kalitengah, Lamongan mulai bangkit dan banjir orderan, Senin (19/4/2021). 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Awal pandemi Covid-19 pada 2020, sentra pengrajin songkok di Desa Pengangsalan, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, sempat berhenti tidak berproduksi.

Di tahun kedua ini dan masih dalam kondisi pandemi, para pengrajin mulai bangkit, tepatnya pada Ramadan 1442 H.

"Ya mas mulai kebanjiran pesanan," kata salah satu pengrajin, Suwitomo, Senin (19/4/2021).

Diakuinya, berkah Ramadan 2021 mulai ia rasakan, desa yang sebagian besar warganya berprofesi sebagai pengrajin songkok ini mulai kebanjiran order.
Pesanan songkok dari berbagai daerah mulai berdatangan.

"Selama pandemi Covid-19 pada 2020, hampir tidak ada order," ungkap Suwitomo.

Ia dan teman-temannya sesama pengrajin hanya menjual eceran yang jauh omzetnya dibanding sebelum musibah Covid-19.

"Saya sampai menghentikan sementara sebanyak 5 karyawan," kata Suwitomo.

Pesanan kembali datang beberapa hari sebelum Ramadan. Munculnya pesanan, Ia mengaku sempat membuatnya kelabakan.

Pemesan ada yang dari luar Jawa, serta berbagai kota di pulau Jawa .

Suwitomo juga mengakui jika Ramadan tahun ini pesanan songkok di tempatnya melonjak drastis jika dibandingkan Ramadan tahun lalu.

Saat ini, Suwitomo harus menyelesaikan minimal 100 kodi songkok per minggunya.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved