Breaking News:

Berita Surabaya

Lebih dari Sepekan Operasi Pasar Digelar di Balai-balai RW se-Surabaya, Warga Sambut Antusias

Sudah lebih dari sepekan Pemkot Surabaya menggelar operasi pasar secara bergilir di sejumlah balai-balai RW se-Surabaya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji atau Cak Ji meninjau lokasi operasi pasar. Ia datang langsung di Balai RW 05, Jalan Balongsari Tama Blok 3b No 10, Kecamatan Tandes, Senin (19/4/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya sudah lebih dari sepekan menggelar operasi pasar. Secara bergilir, operasi pasar ini dipusatkan di sejumlah balai-balai RW se-Surabaya.

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag), Wiwiek Widayati menjelaskan, operasi pasar ini rutin digelar pada saat memasuki hari-hari besar nasional maupun saat kenaikan harga.

Oleh sebab itu, pihaknya terus berusaha semaksimal mungkin mengendalikan harga sembako dengan operasi pasar tersebut.

Kali ini, operasi pasar tidak digelar di pasar demi lebih mendekati masyarakat.

"Kami mendapat harga yang selisih karena langsung dari distributor. Dengan begitu warga dapat membeli dengan harga yang lebih baik,” kata Wiwiek ditemui di sela memantau operasi pasar, Senin (19/4/2021).

Di momen itu, Wiwiek pun berinteraksi dengan warga. Terutama, soal komoditi yang dibeli oleh warga.

Alhasil, dari interaksinya dengan beberapa warga yang mayoritas ibu-ibu itu, mengungkapkan harga jual sembako memang dinilai lebih baik.

"Mereka mengatakan biasanya membeli gula satu kilo seharga Rp12.500. Tetapi di sini kami menjualnya Rp11.800,” kata Wiwiek.

Wiwiek memastikan, operasi pasar ini digelar selama bulan suci Ramadan. Berkeliling 31 kecamatan yang tersebar se-Surabaya.

Dalam sehari, dia menyebut sedikitnya ada dua lokasi yang menggelar operasi pasar.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved