Breaking News:

Berita Surabaya

Cara Polisi Imbau Warga Tak Mudik Lebaran 2021, Pakai Video Berlatar Makam Korban Covid-19

Polsek Sukolilo bahkan menggunakan latar belakang pengambilan gambar berupa makam Covid-19 di Keputih

Capture Video Polsek Sukolilo
Capture video pesan larangan mudik Polsek Sukolilo Surabaya 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Imbauan larangan mudik Lebaran 2021 terus dilakukan pemerintah, tak terkecuali kepolisian.

Berbagai macam cara dilakukan agar informasi mengenai larangan mudik itu dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, salah satunya dengan video.

Di Surabaya, Polsek Sukolilo bahkan menggunakan latar belakang pengambilan gambar berupa  makam korban Covid-19 di Keputih Surabaya sebagai peringatan kepada masyarakat akan bahayanya virus Covid 19 tersebut.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol J.E. Isir mengatakan jika upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian polisi kepada warganya.

"Imbauan larangan mudik ini kan sebagai cara pemerintah memberikan perhatian ke warganya. Di tengah pandemi ini tentu resiko penularan Covid 19 masih tetap ada. Maka dari itu, ini upaya kepolisian untuk mengedukasi masyarakat terkait larangan mudik salah satunya dengan video ini," kata Isir, Senin (19/4/2021).

Lebih lanjut,Isir meminta agar seluruh polsek Jajaran menggunakan kreativitasnya mengikuti perkembangan zaman agar setiap informasi yang diberikan ke masyarakat lebih mudah dipahami dan dilaksanakan.

"Polsek jajaran tengah mengasah kreativitas untuk membuat video-video imbauan kepada masyarakat salah satunya Polsek Sukolilo itu," tandasnya.

Baca juga: Butuh Hasil Imbang untuk Lolos Final Piala Menpora 2021, Ini Kata Pelatih Persib Bandung

Baca juga: Tetap Produktif di Tengah Pandemi Covid-19, Jono Joni Rilis Lagu Vespa Selawase

Sutradara pembuatan video imbuan Polsek Sukolilo, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo, Iptu Abidin mengatakan jika video tersebut dibuat dengan melibatkan semua fungsi di Polsek mulai dari reskrim, intel, sabhara, lalu lintas dan binmas.

"Semua terlibat. Butuh latihan sekali pertemuan untuk membuat video sederhana yang bisa mengena kepada audiens atau masyarakat," kata Abidin.

Menurut Abidin, video menjadi salah satu media yang cukup berpengaruh karena mudah diakses masyarakat jaman now.

"Video ini kan mudah aksesnya. Bisa dihsare lalu kami buat semenarik mungkin tetapi tetap ada nilai yang disampaikan yakni larangan mudik dan alasannya," tandas Abidin.

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved