Ramadan 2021

Safari Ramadan 2021, Gubernur Khofifah Tekankan Pentingnya Silaturrahim 'Rembug Nyekrup'

Momentum di bulan suci Ramadan 2021kali ini dimanfaatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan Safari Ramadan.

Editor: Parmin
foto:diskominfo jatim
Gubernur Khofifah berbuka bersama Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim di Kabupaten Malang, Sabtu (17/4/2021). 

SURYA.co.id | MALANG – Momentum di bulan suci Ramadan 2021kali ini dimanfaatkan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melakukan Safari Ramadhan.

Setelah kemarin, (16/4/2021) melakukan sholat tarawih berjamaah di Masjid Al Falah Surabaya,
kali ini Gubernur Khofifah berbuka bersama Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jatim di Kabupaten Malang, Sabtu (17/4/2021).

Didampingi Plh Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono, Gubernur Khofifah berbuka puasa bersama
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto di Makodim 0818 Kab. Malang.

Setelah berbuka puasa bersama, orang nomor satu di Jatim itu pun melanjutkan untuk sholat tarawih di Pendopo Kab. Malang.

Bersama Bupati Malang Sanusi beserta jajaran Kepala OPD, Gubernur Khofifah menjalankan sholat tarawih secara khusyuk.

Usai melaksanakan sholat tarawih, Gubernur Khofifah pun menyampaikan pentingnya
melakukan silaturrahim safari ramadhan sebagai ajang rembug nyekrup membahas berbagai
hal solutif.

"Harus sering bertemu untuk sambung pikiran, sambung doa dan sambung program inilah
yang sering saya sebut rembug nyekrup," ujarnya.

Sambung silaturahmi secara rohaniah antar birokrat, menurut Khofifah, harus ditingkatkan.

Hal itu karena sejauh ini tampak kering karena sangat formal dan simbolik.

Agar tidak kering, Gubernur Khofifah mengajak yang satu dengan yang lebih sering silaturrahim dalam
suasana persaudaraan dan kekerabatan. Korps organisasi harus solid dengan team work yang
kuat penuh integritas.

Lebih lanjut, mantan Menteri Sosial RI itu mengingatkan kepada seluruh yang hadir agar
tidak jumawa ketika mencapai kesuksesan.

Sebab, kesuksesan yang diraih seseorang melalui kerja keras dan profesionalisme sudah ada yang maha menentukan hasilnya.

"Ingat ada Allah Tuhan yang maha menentukan kesuksesan atau ketidaksuksesan seseorang
paparnya. Maka menjaga egalitarianisme diantara kita menjadi penting. Roda kehidupan ini
berputar," paparnya.

Hal senada disampaikan Bupati Malang Sanusi. Ia mengajak para Aparatur Sipil Negara
(ASN) agar memiliki niat untuk berbakti kepada Allah.

Agar di bulan suci Ramadhan ini menjadi berkah bagi Pemkab Malang, Sanusi mengajak
ASN di lingkungan Pemkab Malang mampu menerapkan program Bersih Melayani.

Sehingga, lanjut Sanusi, cita-cita mewujudkan Kab. Malang yang maju, religius, kreativitas,
mandiri, unggul dan responsif bisa tercapai secara utuh dan bersih.

"Ini juga sesuai dengan visi misi Provinsi Jatim," tandasnya.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved