Breaking News:

Berita Tulungagung

Larikan Motor Saat Test Drive, Pemuda Tulungagung Ditangkap Berkat Rekaman Korbannya

Rohmat mengaku tidak bermaksud membawa kabur motor milik Aiyub. Namun ia merasa bingung hingga membawa motor itu pulang

istimewa
Terduga pelaku curanmor di Tulungagung terekam sebelum membawa kabur motor. 

SURYA.CO.ID, TULUNGAGUNG - Seorang pemuda di Tulungagung terekam tengah menyalakan sebuah sepeda motor Honda Tiger F 5932 PK. Tidak lama kemudian, pemuda bercelana pendek dan jaket tersebut malah membawa kabur motor 200 cc itu.

Rekaman itu kemudian viral, karena pemuda itu ternyata membawa kabur motor saat test drive. Pencurian nekat itu terjadi saat transaksi jual beli, dan pelaku awalnya meminta untuk mencoba (test drive) motor milik Aiyub Zakariyah (21) asal Jambi.

Namun permintaan itu hanya modus pemuda itu untuk membawa kabur motor milik Aiyub. “Mereka sepakat COD (cash on delivery) di Desa Pojok, Kecamatan Ngantru. Tetapi saat mencoba motor malah dibawa kabur,” terang Kapolsek Ngantru, AKP Pudji Widodo.

Widodo melanjutkan, sebelumnya korban dan terduga pelaku transaksi lewat Facebook. Setelah itu mereka sepakat bertemu untuk uji coba motor dan pembayaran, Rabu (14/4/2021).

Korban sempat menunggu lama hingga yakin sepeda motornya dibawa kabur. “Korban lalu melapor ke Polsek Ngantru. Selanjutnya kami melakukan penyelidikan sesuai laporan korban,” sambung Widodo.

Polisi mencoba melacak terduga pelaku ini berdasar rekaman video yang diambil Aiyub. Usaha polisi membuahkan hasil, dan memastikan pemuda yang membawa kabur motor milik Aiyub adalah Rohmat Hidayat (20), asal Desa Pucungkidul, Kecamatan Boyolangu.

Personel Unit Resintel Polsek Ngantru akhirnya berhasil mengamankan Rohmat pada Kamis (15/4/2021). “Kami amankan terduga pelaku beserta sepeda motor yang dibawa kabur,” ungkap Widodo.

Kepada penyidik, Rohmat mengaku tidak bermaksud membawa kabur sepeda motor milik Aiyub. Namun saat membawa motor itu ia merasa bingung hingga membawa motor itu pulang.

“Itu kan pengakuannya. Tetapi unsur-unsur penggelapan sudah terpenuhi dari perbuatannya itu,” tegas Kapolsek.

Saat itu Rohmat masih menjalani proses hukum di Mapolsek Ngantru. Penyidik akan menjeratnya dengan pasal penipuan dan penggelapan, dengan ancaman empat tahun. ****

Penulis: David Yohanes
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved