Breaking News:

Gempa di Jatim

Jumlah Terbaru Rumah Rusak akibat Gempa di Lumajang, Terbanyak di Tiga Kecamatan

Bangunan rusak akibat gempa bermagnitudo 6,1 di Kabupaten Lumajang bertambah banyak. BPBD Lumajang telah memfinalisasi data tersebut.

SURYA.co.id/Fatimatuz Zahroh
Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat mendampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau lokasi terdampak gempa di Kecamatan Pronojiwo pagi ini, Senin (12/4/2021). Jumlah final rumah rusak akibat gempa tersebut mencapai 2.526. 

SURYA.co.id | LUMAJANG - Bangunan rusak akibat gempa bermagnitudo 6,1 di Kabupaten Lumajang bertambah banyak.

Data terbaru pada Minggu (18/4/2021),  bangunan rusak mencapai 2.526, termasuk di dalamnya fasilitas umum.

Adapun rinciannya yakni 1.362 rusak ringan, 616 rusak sedang, dan 548 rusak berat. 

Kepala Bidang Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekontruksi BPBD Lumajang Joko Sambang menyebut, kerusakan tersebut  tersebar di 11 kecamatan.

Sedangkan kawasan terbanyak sampai terparah ada di tga kecamatan.

Yakni  Kecamatan Tempursari, Pronojiwo, dan Pasrujambe.

Menurut  Joko, seluruh data tersebut merupakan hasil yang sudah final.

Sebab hampir sepekan ini pihaknya bersama Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) telah melakukan verifikasi lapangan guna mengecek kebenaran laporan kerusakan. 

Sementara dari hasil tinjauan itu, pada esok hari (19/4) pihaknya akan melaporkan hasil tersebut kepada Pemprov Jatim.

Tujuannnya agar bisa segera diteruskan kepada BNPB dan warga segera mendapatkan dana bantuan.

“Besok data sudah kami kunci dan salinannya kami tempelkan di masing-masing kecamatan agar warga bisa melihat mereka masuk atau tidak," ujarnya.

Sebagai informasi, setiap korban gempa bencana alam yang memiliki rumah dan mengalami kerusakan akan mendapat bantuan dana bantuan pemerintah.

Bahkan dana stimulus yang diberikan bisa mencapai Rp 50 juta.  

Adapun, bantuan yang diberikan mencapai Rp50 juta diberikan kepada korban yang mengalami rumah rusak berat, Rp25 juta ntuk rumah rusak sedang, dan Rp10 juta untuk rumah rusak ringan.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved