Breaking News:

Berita Pamekasan

Terjaring Polisi, 120 Motor Milik Penonton dan Pemuda yang Balap Liar di Jalan Kabupaten Pamekasan

Mengantisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pamekasan saat bulan Ramadan 2021.

Foto Istimewa Humas Polres Pamekasan
Ratusan motor milik pemuda Pamekasan, Madura yang ditilang saat balapan liar di Jalan Kabupaten, Sabtu (17/4/2021). 

SURYA.CO.ID, PAMEKASAN - Polres Pamekasan, Madura menggelar razia balap liar di sejumlah lokasi yang sering dijadikan tempat balapan liar, Sabtu (17/4/2021) dini hari.

Di antaranya, Jalan Kabupaten, Jalan Diponegoro dan Jalan Jokotole.

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubbag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah Ps mengatakan, razia kali ini skala besar.

Tujuannya dalam rangka mengantisipasi gangguan Kamtibmas di wilayah hukum Polres Pamekasan saat bulan Ramadan 2021.

"Razia ini kami mulai sekitar pukul 00.30 WIB. Razia tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar," kata AKP Nining Dyah.

AKP Nining mengaku berhasil menilang dan mengamankan sebanyak 120 sepeda motor saat razia berlangsung.

Baca juga: Di Kota Surabaya, Menkominfo Luncurkan Program Khusus Literasi Digital, Ini Harapannya

Baca juga: Kodim 0812 Lamongan Kirim Bantuan untuk Korban Gempa Bumi di Malang

Baca juga: Bank Indonesia Malang Sediakan 122 Loket untuk Penukaran Uang Baru saat Lebaran 2021

Baca juga: Jembatan Penghubung di Desa Beton Menganti Kabupaten Gresik Nyaris Ambruk

Ratusan sepeda motor itu, kini diamankan di Lapangan Sarja Arya Racana Polres Pamekasan dan diberi garis police line sebagai barang bukti hasil razia.

"Berbagai macam pelanggaran yang para pemuda lakukan, mulai dari knalpot brong dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan. Makanya kami bawa sepeda mereka," ujarnya.

Menurut AKP Nining, saat ratusan sepeda motor itu terjaring razia, pemotor bersama kendaraannya, langsung digiring berjalan kaki dari Jalan Kabupaten menuju Mapolres Pamekasan.

Ia mengimbau kepada para pemuda di Pamekasan agar tidak melakukan balapan liar dan menjadi penonton.

Sebab, hal tersebut akan membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun pengguna jalan yang lainnya.

Selain itu, juga mengganggu kenyamanan dan ketentraman masyarakat sekitar.

"Razia skala besar ini akan terus kami lakukan saat Ramadan. Mari kita bersama-sama menciptakan Kabupaten Pamekasan yang aman dan kondusif," pungkasnya.

BACA BERITA PAMEKASAN LAINNYA

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved