Breaking News:

Berita Entertainment

Rhoma Irama Apes di Surabaya, Gugat Royalti Lagu Rp 1 Miliar Kandas, Malah Dihukum Bayar Rp 539 Ribu

Nasib apes dialami raja dangdut Rhoma Irama di Surabaya. Gugatan pelanggaran hak cipta lagunya senilai Rp 1 miliar terhadap PT Sandi Record ditolak

YouTube
Rhoma Irama gugat royalti lagu Rp 1 miliar ke PT Sandi Record. Namun gugatan itu ditolak Pengadilan Negeri Surabaya. Malah Rhoma dihukum membayar biaya perkara. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Nasib apes dialami raja dangdut Rhoma Irama di Surabaya. 

Gugatan pelanggaran hak cipta lagunya senilai Rp 1 miliar terhadap PT Sandi Record ditolak Pengadilan Negeri (PN) Surabaya. 

Justru Rhoma Irama malah dihukum membayar biaya perkara Rp 539 ribu. 

Dalam gugatannya Rhoma Irama menyebut Sandi Record telah memproduksi dan mengunggah lagu ciptaan si raja dangdut ke Youtube tanpa izin alias ilegal. 

Gugatan dengan nomor 1/Pdt.Sus-HKI/Cipta/2021/PN Niaga Sby, itu didaftarkan penasihat hukum Rhoma, ke PN Surabaya pada Senin (25/1/2021) silam. 

Baca juga: Sok Jagoan di Depan Cewek, Pria Malang Ini Gebuki Pengusaha Muda Surabaya, Kini Masuk Penjara

Baca juga: Kebohongan Mbak Lala Pengasuh Rafathar ke Nagita Slavina, Menyangkut Firasat ini yang Kini Terbukti

Atas dugaan pelanggaran hak cipta tersebut, pihak Rhoma meminta Sandi Record untuk membayar ganti rugi sebesar Rp1 miliar atau senilai pendapatan yang diterima dari kanal YouTube. 

Adapun putusan yang tertuang di Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Surabaya, gugatan Rhoma kepada Sandi Record pun ditolak sepenuhnya oleh majelis hakim.

"Menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya," bunyi putusan hakim di dalam SIPP, Jumat, (16/4/2021). 

Selain permohonannya ditolak, Rhoma sebagai pihak penggugat juga diminta untuk membayar biaya perkara sebesar Rp539 ribu. 

"Menghukum Penggugat untuk membayar biaya perkara yang sampai hari ini ditetapkan sejumlah Rp. 539.000,00," lanjutnya. 

Halaman
1234
Penulis: Samsul Arifin
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved