Breaking News:

Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Akan Lepas Surat Ijo Ke Kementerian, Sertifikasi Tinggal Menunggu Waktu

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjalankan komitmennya untuk menuntaskan masalah Surat Ijo yang sudah lama menjadi problem bagi masyarakat.

SURYA.CO.ID/Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menjalankan komitmennya dalam kampanye di Pemilihan Walikota (Pilwali) Surabaya tahun lalu.

Di antaranya, menuntaskan masalah Surat Ijo yang sudah lama menjadi problem bagi masyarakat.

Rencananya, Pemkot Surabaya akan menyerahkan lahan bersertifikat surat ijo ke pemerintah pusat. Selanjutnya, sertifikasi menjadi Hak Milik (SHM) menjadi kewenangan pemerintah pusat.

Komitmen itu disampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dalam Rapat Koordinasi terkai Penyelesaian Tanah Surat Ijo Kota Surabaya yang digelar oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) pada 15 Agustus 2021 lalu.

Cak Eri menjelaskan, sudah siap untuk melepas atau menghibahkan Surat Ijo kepada Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Republik Indonesia.

"Mulai awal Surat Ijo saya sampaikan, kami lepas ke negara. karena itu disampaikan ke DPD RI karena PP-nya sudah jelas kalau ke negara adalah hibah, setelah itu berlaku UU Agraria, siapa yang menempati selama 20 tahun bisa mensertifikatkan," kata Cak Eri saat ditemui usai meninjau simulai sekolah tatap muka di SMPN 1 Surabaya pada 16 Januari 2021.

Terkait kapan realisasinya? Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota Surabaya itu mengatakan, masih menunggu arahan DPD RI yang masih akan mengumpulkan beberapa stakeholder untuk melancarkan pelepasan.

"Kami sudah mau lepas, tinggal nanti insya Allah kalau kementerian menerima sudah selesai. Nanti setiap tanah yang luasnya 250 m² yang digunakan tempat tinggal yang kami lepas," pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPD RI, La Nyalla Mahmud Mattalitti menggelar Rapat Koordinasi Penyelesaian Tanah Surat Ijo Kota Surabaya, Kamis (15/4/2021).

Dalam pertemuan tersebut, La Nyalla dengan tegas meminta negara hadir dan menyelesaikan masalah ini.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved