Berita Gresik
Jembatan Penghubung di Desa Beton Menganti Kabupaten Gresik Nyaris Ambruk
Kondisi jembatan yang memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter semakin mengkhawatirkan.
Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
SURYA.CO.ID, GRESIK – Kondisi jembatan di Desa Beton, Kecamatan Menganti Kabupaten Gresik, sangat mengkhawatirkan, nyaris ambruk sehingga tidak bisa dilalui kendaraan besar.
Padahal jembatan itu merupakan akses penghubung alternatif dari Menganti menuju Kecamatan Kedamean tepatnya di Desa Cermen.
Kondisi jembatan yang memiliki panjang sekitar 15 meter dan lebar 4 meter semakin mengkhawatirkan.
Bagian pondasi jembatan yang menghubungkan dengan Desa Cermen, Kecamatan Kedamean ambles.
Akibatnya, konstruksi bangunan terlihat patah.
Masyarakat pengguna jalan itu harus ekstra waspada saat melintasi jembatan itu.
Baca juga: Berburu Es Permen Karet dan Kurma Jelang Buka Puasa di Kampung Arab Surabaya
Baca juga: Mahasiswa Difabel Universitas Dinamika Surabaya Bikin Film Pendek Cara Menghargai Tunarungu
Baca juga: Patroli Polisi Bersenjata Antisipasi Gangguan Keamanan dan Kriminalitas di Kabupaten Gresik
Jika dipaksa melintas dengan mengendarai sepeda motor dengan membawa beban bisa saja sewaktu-waktu jembatan itu ambruk.
Camat Menganti Sujarto mengatakan jembatan Desa Beton itu sudah lama rusak. Kondisinya semakin lama semakin mengkhawatirkan.
“Sudah lama rusak, kerusakan paling parah pada tahun lalu,” ucapnya kepada awak media, Sabtu (17/4/2021).
Pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait.
Sebagai langkah antisipasi, bersama pihak Desa Beton, agar kondisi kerusakan tidak semakin parah memasang rambu sebagai tanda larangan mobil agar tidak melintas jembatan itu.
“Sementara yang diperbolehkan hanya roda dua,” tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/kondisi-jembatan-penghubung-di-desa-beton.jpg)