Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Gubernur Khofifah Bersama Menkominfo Launching 4 Pilar Kurikulum dan Modul Literasi Digital

Selain di Surabaya, Grand Launching Kurikulum & Modul Literasi Digital, juga dilakukan bersama di 4 kota besar di Indonesia.

Humas Pemprov Jatim
Public Figure Literasi Digital, Nicholas Saputra dan Menkominfo Johnny G Plate beserta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaunching 4 Pilar Kurikulum dan Modul Literasi Digital di Grand City Convex Surabaya, Jumat (16/4/2021) sore. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Dalam rangka mempercepat program transformasi digital Indonesia dan mendorong peningkatan pengetahuan teknologi informasi dan komunikasi masyakarat Indonesia, diperlukan upaya dan strategi untuk memaksimalkan literasi digital. Untuk itu Kementrian Kominfo melaunching 4 (Empat) Pilar Kurikulum dan Modul Literasi Digital.

Launching tersebut dihadiri secara langsung Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Johnny G Plate dan didampingi oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di Grand City Convex Surabaya, Jumat (16/4/2021) sore.

Turut hadir dalam acara tersebut, Kabalitbang RI Hari Budianto, Direktur Pemberdayaan Informatika, serta Ketua Umum Siberkreasi Yosi Mokalu.

Selain itu, ada pula Public Figure Literasi Digital Nicholas Saputra dan Public Figure Jawa Timur Cak Percil, serta beberapa kepala OPD di lingkup Pemprov Jatim.

Selain di Surabaya, Grand Launching Kurikulum & Modul Literasi Digital, juga dilakukan bersama di 4 kota besar di Indonesia, yaitu Tangerang Selatan, Aceh, Yogyakarta, dan Lampung.

Adapun kelima kota ini dipilih sebagai perwakilan empat pilar kurikulum literasi digital, yaitu Digital Safety, Digital Skills, Digital Ethics, dan Digital Culture.

Dalam sambutannya, Gubernur Jatim yang lekat disapa Khofifah ini mengapresiasi dan menyambut baik atas diluncurkannya 4 Pilar Kurikulum dan Modul Literasi Digital di Surabaya.

Terlebih, program ini sejalan dengan langkah penerapan digitalisasi di Jatim. Sebagai contoh, penerapan digitalisasi dalam layanan rumah sakit saat masa pandemi.

“Saya menyambut bahagia sekali Pak Menteri mengambil keputusan untuk meluncurkan Grand launching kurikulum dan modul literasi digital diadakan di Surabaya. Kami harap seluruh proses ini bisa mempercepat dan mengakselerasi dalam proses digitalisasi yang dilakukan di Jatim,” jelas Mantan Mensos RI ini.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, Indonesia termasuk Jawa Timur memerlukan etika digital (digital ethics) serta adanya kultur digital.
Ini penting, sebab digitalisasi ini mampu mempercepat berbagai layanan termasuk saat masa pandemi, serta bisa mewujudkan Satu Data Indonesia.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved