Breaking News:

Berita Bondowoso

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bondowoso Rutin Lakukan Perawatan Agar Arsip Tak Rusak

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bondowoso rutin melakukan perawatan agar arsip tak rusak.

surya.co.id/danendra
Seorang petugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bondowoso tengah mengecek arsip foto, Sabtu (17/4/2021). 

SURYA.CO.ID, BONDOWOSO - Arsip sangatlah penting bagi kelangsungan hidup organisasi, termasuk pemerintahan.

Sebab, dalam arsip tersimpan berbagai sumber informasi atau rekam jejak sebuah daerah.

Oleh karena itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bondowoso rutin melakukan perawatan agar arsip tak rusak.

"Perawatan arsip-arsip itu harus dikerjakan dengan teliti dan rutin. Perawatan arsip aktif berupa dokumen itu menggunakan kapur barus dan bahan kimia insektisida anti rayap," kata Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bondowoso, Alun Taufana, Sabtu (17/4/2021).

Ada berbagai jenis arsip yang tersimpan rapi di sana, yakni arsip dinamis dan statis.

Untuk arsip dinamis terbagi menjadi beberapa bagian, antara lain arsip dinamis aktive dan dinamis inactive.

Sedangkan arsip statis terbagi menjadi arsip akta tanah dan arsip foto.

Baca juga: Kondisi Terkini Ekonomi di Kota Malang saat Ramadan dan Jelang Lebaran 1442 H

Baca juga: Kakek 74 Tahun Asal Gresik Ini Bisa Tersenyum Lagi Usai Terima BLT Rp 300.000

"Contoh, arsip dinamis inactive berupa arsip-arsip penting, berharga dan bersifat rahasia. Sedangkan contoh arsip dinamis aktif, adalah dokumen arsip yang berasal dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Untuk arsip berupa penta, yaitu arsip berbentuk peta atlas," jelas Alun.

Ia melanjutkan, selain arsip berupa surat dokumen, keutuhan arsip foto yang dipajang di dinding kantor juga diperhatikan.

Adapun foto yang menempel di dinding yaitu foto bangunan kuno peninggalan Belanda, kantor bupati, alun-alun, dan stasiun kereta api.

"Arsip berupa foto pun harus dijaga. Perawatannya dengan membuka pigora secara rutin agar tidak lengket," terangnya.

Pengunjung yang hendak mencari arsip bisa memanfaatkan aplikasi daring Sistem Informasi Kearsipan Daerah (SKID).

"Dalam aplikasi SKID itu semua arsip dapat diinput. Semua dapat mengakses, dengan catatan arsip bersifat terbuka. Kalau untuk arsip bersifat rahasia hanya perangkat daerah yang memiliki paswordnya," pungkasnya.

BACA BERITA LUMAJANG LAINNYA

Penulis: Danendra Kusumawardana
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved