Breaking News:

Berita Blitar

Geram Sampah Medis Dibuang di Tepi Hutan, Polres Blitar Yakin Dinkes Kenali Pemiliknya

Meski sampah medis itu sudah dibersihkan setelah pemberitaanya mencuat, kapolres tidak mempersoalkan

surya/imam taufiq
Warga dan petugas memeriksa ribuan sampah medis di lingkungan Gondanglegi, Kelurahan/Kecamatan Sutojayan,Kabupaten Blitar, Selasa (13/4/2021). 

SURYA.CO.ID, BLITAR - Pembuangan ribuan jenis sampah medis di tepi hutan lingkungan Gondanglegi, Kelurahan/Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Selasa (13/4/2021) lalu, akhirnya menjadi perhatian penegak hukum. Kapolres Blitar, AKBP Leonard M Sinambela sampai menurunkan tim Reskrim untuk mempelajari dan mencari asal sampah medis tersebut.

Jumat (16/4) siang, petugas Reskrim Polres Blitar diterjunkan ke lokasi pembuangan sampah medis. Leonard juga menyayangkan bahwa sampah medis yang termasuk jenis sampah berbahaya, dibuang sembarangan dan mengotori kawasan hutan.

"Kami menyayangkan. Itu sampah berbahaya tetapi dibuang seenaknya. Apakah pelakunya tidak sadar kalau sampah medis ada tempat pembuangan khusus, itu yang masih kami pelajari," tegas Leonard.

Ditambahkan Leonard, pihaknya merasa perlu menguak asal sampah itu dengan menerjunkan tim Reskrim agar menemukan sesuatu dari TKP di antara jalan raya dan tepi hutan itu.

Meski sampah medis itu sudah dibersihkan setelah pemberitaanya mencuat, kapolres tidak mempersoalkan. "Untuk sementara, petugas masih mempelajari TKP karena ada sesuatu yang harus dikuak dari lokasi itu," ungkapnya.

Karena berkaitan dengan sampah medis, maka polisi pun seperti menyindir ketidaktahuan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar. Ditegaska Leonard, dines pasti bisa mengenali siapa pemillik sampah medis itu.

"Setidaknya (dinkes) mengenali dari jenis obat-obatan yang ditemukan di TKP. Sebab dengan bisa mengenali obatnya, maka segera diketahui siapa dokter yang memakainya. Sebenarnya ini rahasia penyelidikan kami. Cuma kami menyayangkan, masak sampah berbahaya dibuang sembarangan," tambahnya.

Penemuan sampah medis yang berserakan itu diketahui masyarakat di petak 73 B, hutan jati Gondanglegi yang merupakan jalan raya ramai. Sebab jalan itu menghubungkan antara Kecamatan Sutojayan dengan Kecamatan Wonotirto.

Bahkan, TKP hanya berjarak 2 KM dari terminal atau Pasar Sutojayan sehingga tumpukaan sampah itu mudah dilihat orang yang melintas. Siang itu tumpukan sampah yang diperkirakan sudah dibersihkan dan diangkut truk. ****

Penulis: Imam Taufiq
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved