Sosok Ferry Sunarto yang Membuat Jenderal Andika Perkasa Kagum, Dikenalkan kepada Aprilio Manganang
Inilah profil dan sosok Ferry Sunarto yang membuat Jenderal Andika Perkasa kagum. Dikenalkan kepada Serda Aprilio Manganang
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Musahadah
SURYA.co.id - Inilah profil dan sosok Ferry Sunarto yang membuat Jenderal Andika Perkasa kagum.
Sosok Ferry Sunarto baru-baru ini muncul saat dikenalkan Jenderal Andika Perkasa kepada Serda Aprilio Perkasa Manganang.
Ferry Sunarto memang dikenal sebagai sosok yang inspiratif meski memiliki kekurangan.
Baca juga: Sosok Pak Bonen Penjaga Makam Orangtua Jenderal Andika Perkasa, Terbaring di RSPAD Gatot Soebroto
Baca juga: Biodata Yohanes Surya yang Dipercaya Jenderal Andika Perkasa Membantu Serda Aprilio Manganang
Keterbatasan fisik tidak pernah menghalanginya bekerja dan menciptakan karya yang dikenal dunia.
Dalam tayangan di channel youtube TNI AD, Jenderal Andika Perkasa mempertemukan Serda Aprilio Perkasa Manganang dan kakak kandungnya Amasya Manganang, kepada Ferry Sunarto.
Karena menurutnya mereka memiliki background cerita yang hampir sama.
“Saya terlahir dalam keadaan yang kurang sempurna saya harus operasi di bagian belakang saya ini, 6 tahun saya baru bisa jalan mas, bisa jalan pun itu saya pakai sepatu besi.
Orang lain lari, saya nggak bisa lari, saya dibully orang sebut saya pengkor.
Ya pokoknya intinya saya berusaha yang terbaik Alhamdulillah akhirnya saya juara Indonesia untuk di fashion.
Dan kita 4 tahun berturut-turut di Moscow kita bawa UMKM Indonesia untuk membuat pameran di sana, yaa itu-lah yang kita kerjakan,” ujar Ferry.
Jenderal Andika Perkasa sangat kagum dengan seseorang yang berprestasi walaupun memiliki kekurangan pada fisiknya.
“Hebat, jadi itu yang membuat saya kagum, saya kagum sama orang-orang yang punya kekurangan tapi punya kemauan keras, hebat pokoknya saya selalu kagum.
Lanang, Amasya, saya selalu kagum sama orang-orang yang punya prestasi, oleh karena itu jangan sampai kita menyerah,” ujar Kasad.
Jenderal Andika Perkasa berharap kisah tersebut bisa dijadikan contoh, serta pembelajaran untuk Aprilio Manganang agar tidak mudah menyerah dan tetap semangat.
Di akhir pertemuan tersebut, beliau juga memberikan hadiah kepada Aprilio Manganang berupa ikat pinggang baru untuk Pakaian Dinas Harian (PDH) Prajurit TNI AD.
“Hadiah untuk Lanang, ini sabuk PDH, tapi sabuk PDH paling baru, yang desain saya.
Ini pembagian nanti nih pake box masing-masing, sabuknya pun lebih halus, lebih lembut lebih kuat, ini adalah pembagian yang akan datang, tapi ini seluruhnya begini, saya ini memperhatikan anggota,” ujar Kasad.
Ikat pinggang untuk PDH ini adalah sebuah pengadaan baru dan akan segera didistribusikan untuk seluruh Prajurit TNI AD.
Yang spesial ialah semua yang menentukan desain serta bentuk ialah langsung Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal Andika Perkasa.
Berikut video selengkapnya.
Dalam video di channel youtube TNI AD lainnya, diulas profil Ferry Sunarto.
Ferry Sunarto, seorang insan kreatif dalam bidang rancangan busana merupakan sosok inspiratif.
Keterbatasan fisik tak menghalanginya bekerja dan menciptakan karya yang dikenal dunia.
Melihat kebaya sebagai warisan budaya bukan hanya untuk dilestarikan tapi juga dikembangkan ke berbagai style, ia menggagas inspiring kebaya dalam setiap karyanya.
“Saya selalu mengedepankan inspirasi kebaya dalam sesuatu yang tingkatnya lebih tinggi.
We bringing inspiring kebaya to the world. Kami sebagai putra Indonesia punya rasa tangung jawab bagaimana caranya kebaya ini menjadi sesuatu yang menjadi daya tarik internasional,” ujar Ferry.
Keberhasilannya menjadi seorang perancang busana hingga kancah internasional, bukanlah perjalanan yang mudah.
Sewaktu kecil, Ferry didiagnosa tidak akan dapat berjalan atau berbicara karena dinyatakan polio oleh dokter.
“Saya pada saat umur 6 tahun baru bisa berjalan. dan agak kesulitan berjalan karena pakai sepatu besi.
Ada satu pukulan besar, pada saat bikin acara fashion show itu kan harus parade, ada rasa tidak pede melihat kondisi kaki saya seperti ini,” ujar Ferry.
Dukungan keluarga memberikan energi positif baginya untuk terus melangkah menemukan passion dalam bidang fashion design.
“Tapi saya punya orang tua yang baik, keluarga yang support, orang bukan melihat kondisi kamu tapi melihat karya yang terbaik,” kenang Ferry.
Perhatian juga didapatkan dari salah satu idola Ferry, yakni Kasad Jenderal Andika Perkasa.
Ferry merasakan aura seorang pemimpin yang humble sehingga menyentuh hatinya.
Sebuah atensi kecil dari pimpinan Angkatan Darat, namun baginya itu sesuatu yang tak ternilai harganya.
“Waktu saya bertemu dengan Bapak Andika, tiba-tiba beliau bertanya dengan sangat sopan ketika melihat saya berjalan.
Bapak Kasad bertanya perihal kaki saya, akhirnya saya pun bercerita tentang kehidupan saya kepada beliau. Ini adalah the one and only in the world, orang yang punya posisi sangat tinggi bisa menanyakan hal yang begitu,” cerita Ferry.
Atas kekagumannya, Ferry membuatkan karya untuk Jenderal Andika Perkasa beserta Ibu Hetty Andika Perkasa berupa kemeja batik dan kebaya khas Ferry Sunarto.
Ia juga berkesempatan hadir ke Mabes Angkatan Darat, untuk memberikan karyanya dan dikenakan oleh Bapak dan Ibu Kasad.
Tak hanya itu, Ferry juga memberikan hadiah ulang tahun kepada Hetty Andika Perkasa yang berulang tahun pada 7 Agustus.
Sebuah kado istimewa diberikan sebagai bentuk kekaguman Ferry terhadap pasangan yang begitu peduli dengan bangsa dan negara.
Jenderal Andika Perkasa dan istri pun sangat mengapresiasi karya Ferry Sunarto.
Pujian terlontar untuk Ferry Sunarto, bahkan ia ingin dibuatkan busana lagi oleh Ferry.
Baginya, Ferry merupakan sosok inspiratif yang mendapat anugerah dan mampu berkembang di atas keterbatasannya.
Berikut videonya.
Ikuti Berita Seputar Jenderal Andika Perkasa lainnya