Breaking News:

Berita Sampang

Sebulan Hindari Polisi di Beberapa Kota, Pencuri HP Akhirnya Menyerah di Kandang Sendiri

Warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan/Kabupaten Sampang itu diringkus jajaran Polres Sampang di rumah salah satu familinya, Kamis (15/4/2021).

surya/hanggara pratama
Tersangka pencurian diamankan Tim Satreskrim Polres Sampang. 

SURYA.CO.ID, SAMPANG - Derita AM (25) selama melarikan diri dari kesalahan setelah membobol sebuah konter handphone (HP) di Sampang, sungguh tidak sebanding. Selama sebulan ia harus bersembunyi dari satu kota ke kota lain agar tak ditangkap polisi, AM akhir malah menyerah di kandangnya sendiri, Sampang.

Warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan/Kabupaten Sampang itu diringkus jajaran Polres Sampang di rumah salah satu familinya, Kamis (15/4/2021). Ia menjadi buronan atas pencurian HP di konter Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Dalpenang Sampang.

Tidak tanggung-tanggung, AM mengambil dua HP sekaligus dengan cara membobol konter milik Farthat Toriqho Utami, warga setempat.

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Sudaryanto mengatakan, tersangka melakukan pembobolan dengan cara merusak gembok pintu belakang konter. Hal itu diketahui oleh pemiliknya saat hendak membuka konter.

Setelah memeriksa etalase, korban mengetahui dua HP baru yang lengkap dengan dus, sudah hilang. "Korban melapor ke Polres Sampang dengan kerugian kurang lebih Rp 3,8 juta," kata Sudaryanto, Kamis (15/4/2021).

Polisi sudah berupaya melakukan penangkapan, namun tersangka tidak ditemukan di rumahnya. Ternyata tersangka melarikan diri ke luar kota, bahkan hingga ke Jakarta dan berselang beberapa hari pindah ke kota lainnya.

Tetapi berbekal data pribadi dan elektronik tersangka, polisi tetap bisa mendeteksi keberadaan tersangka di Jakarta. Namun berselang satu pekan, AM menghilang lagi dan diketahui berada di Banyuwangi selama tiga hari.

Dari Banyuwangi, lagi-lagi AM kembali menghilang, namun pergerakannya kembali terbaca di sekitar wilayah Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa tengah. Selama sebulan penuh, bisa dibayangkan berapa uang yang dihabiskan AM, mungkin lebih banyak dari uang hasil penjualan dua HP curian.

"Anggota kami langsung melakukan pengecekan tetapi saat itu tidak diketahui keberadaannya karena ia bersembunyi di rumah pamaniIstrinya," terang Sudaryanto.

Namun polisi tidak lagi bersusah payah melakukan pengejaran, karena dari pelacakan terakhir ternyata tersangka malah pulang ke Sampang. Sehingga petugas langsung dilakukan penangkapan. "Tersangka diketahui berada di rumah saudaranya, dan kami amankan tanpa perlawanan," tutupnya. HANGGARA PRATAMA

Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved