Breaking News:

Berita Lumajang

Peringatan BMKG Jika Pemerintah Relokasi Bangunan Roboh di Tempursari Lumajang

Kepala BMKG Pusat, mewanti-wanti pemerintah jika akan melakukan rekontruksi rumah-rumah warga yang terdampak gempa di Kecamatan Tempursari.

SURYA.CO.ID/Tony Hermawan
Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karniawati saat melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati di Kantor Kabupaten Lumajang, Kamis (15/4/2021). 

SURYA.CO.ID, LUMAJANG - Kepala BMKG Pusat, Dwikorita Karniawati mewanti-wanti pemerintah jika akan melakukan rekontruksi rumah-rumah warga yang terdampak gempa di Desa Kaliuling, Kecamatan Tempursari, Kabupaten Tulungagung.

Pasalnya, setelah ditinjau kawasan tersebut rawan terjadi gempa. Bahkan jika gempa datang getarannya bisa 6 kali lebih kuat dari, getaran normal.

"Posisinya kan di atas gunung atau di tepi lembah. Artinya kalau ada gempa akan ada penguatan getaran. Kami teliti kemarin getaran gempa di sana bisa menguat 6 kali lipat dari getaran normal," kata Dwikorita saat melakukan pertemuan dengan Wakil Bupati Lumajang, Indah Amperawati di Kantor Kabupaten Lumajang, Kamis (15/4/2021).

Untuk itu, Dwikorta merekomendasikan, agar pemerintah sebaiknya melakukan relokasi.

Namun, jika rekontruksi tetap dilakukan, pemerintah harus menjamin kontruksi bangunan benar-benar kokoh.

"Konsekuensinya kalau dillakukan rekontruksi kontruksi bangunan harus kuat menahan 6 kali getaran normal jika terjadi gempa lagi. Gak bisa kalau asal-asalan," ujarnya.

Selain itu, Dwikorta menjabarkan, kawasan Kaliuling banyak ratusan rumah roboh. Katanya, di sana banyak rumah warga yang struktur bangunan kurang kuat.

"Pengukuran yang kami lakukan di lokasi gempa dengan melihat kerusakan, terlihat struktur bangunan sebelumnya tidak terlalu kuat," pungkasnya.

Perlu diketahui, pasca Lumajang diguncang gempa, ribuan bangunan dilaporkan rusak. Per hari ini, Kamis (15/4/2021), jumlah bangunan rusak mencapai 2.173, termasuk fasilitas umum di dalamnya.

Petugas di lapangan pun saat ini melakukan pembersihan hingga merobohkan rumah yang sudah tidak layak pakai.

Rencananya setelah pembersihan tersebut selesai, pemerintah akan membangun kembali semua bangunan yang rusak.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved