Breaking News:

Hikmah Ramadan 2021

Prof Halim Soebahar Wakil Ketua MUI Jatim: Pendidikan Samawi dalam Ibadah Puasa

Puasa ramadlan disyariatkan hakikatnya adalah untuk mendidik kita; mendidik kesehatan kita, mendidik kejujuran kita, mendidik keikhlasan kita.

Foto: istimewa
Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, MA, adalah Wakil Ketua Umum MUI Provinsi Jawa Timur, Direktur Pascasarjana IAIN Jember dan Pengasuh Pondok Pesantren Shofa Marwa Jember. 

Oleh | Prof. Dr. H. Abd. Halim Soebahar, MA

SETIAP ibadah selalu memiliki dimensi vertikal dan horizontal. Dimensi vertikal sangat terkait dengan aspek teosentris/ketuhanan, sedang horizontal terkait dengan aspek antroposentris/kemanusiaan.

Dimensi vertikal ibadah puasa berupa pengendalian diri dari segala bentuk hasrat duniawi, baik berupa makanan, minuman dan kenikmatan seksual untuk melebur kepada kenikmatan sejati bersama Allah Swt, sumber dari segala kenikmatan.

Sedangkan dimensi horizontal ibadah puasa adalah persamaan (egalitarianisme).

Semua orang Islam kaya maupun miskin harus sama-sama menahan lapar, dahaga dan nafsu lainnya dari sejak fajar sampai
terbenamnya matahari.

Orang yang dirumahnya terpenuhi stok makaman dan minuman dengan orang miskin yang sama sekali tidak punya ransum
makanan, sama-sama harus merasakan lapar demi mencapai ridha Allah
Swt.

Implikasi dari prinsip persamaan ini melahirkan terbentuknya empati sosial untuk memperjuangkan persamaan hak umat atas semua aspek, baik pendidikan, ekonomi, politik, sosial budaya, dan sebagainya.

Adanya perintah dan kewajiban berpuasa seperti difirmankan Allah Swt dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat 183: ”Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa”.

Jika dikaji dan direnungkan secara mendalam makna ayat tersebut, akan dapat dipahami bahwa ibadah puasa yang hanya diwajibkan (idiom ushul fiqh, mafhum mukhalafah) kepada orang yang beriman adalah untuk mencapai ketaqwaan.

Jadi taqwa merupakan target yang akan dicapai dari perintah dan kewajiban berpuasa bagi orang-orang yang beriman.

Halaman
1234
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved