Breaking News:

Berita Tuban

Pemilik Akupuntur di Tuban Bantah Tempatnya Dibuat Mesum : Mereka Bilangnya Suami Istri

Ia menjelaskan mengenai sosok bukan pasangan suami istri (pasutri) yang diciduk satpol PP di tempatnya.

surya.co.id/m sudarsono
Petugas Satpol PP Tuban saat menggerebek lokasi terapis di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Rabu (14/4/2021) 

SURYA.CO.ID, TUBAN - Pemilik akupuntur yang digerebek Satpol PP Kabupaten Tuban karena ada pasangan bukan suami istri dalam satu kamar, membantah tempatnya digunakan untuk mesum.

Hal itu disampaikan Ninik (67), pemilik akupuntur di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, setelah viral pemberitaan penggerebekan yang dilakukan penegak perda.

"Ini bukan tempat mesum ataupun tempat pijat, ini akupuntur sudah sejak lama sekitar tahun 1982," kata Ninik memberikan klarifikasi di rumahnya, Kamis (15/4/2021).

Didampingi suaminya Hadi Suwignyo (74), ia menjelaskan mengenai sosok bukan pasangan suami istri (pasutri) yang diciduk satpol PP di tempatnya.

M (51) warga Desa Cendoro, Kecamatan Palang dan EK (40) warga Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Tuban, mengaku kepadanya merupakan pasutri.

Setelah mereka menjalankan akupuntur, mereka bilang mau istirahat di kamar yang ada di depan.

Tanpa curiga Ninik pun mempersilahkan dan ia masuk ke dalam rumah.

Baca juga: Nekat Mudik Lebaran ke Kota Surabaya, Petugas Bakal Putar Balikkan Kendaraan di 13 Titik

Baca juga: BREAKING NEWS Kabupaten Madiun Diterjang Banjir, Ratusan Warga Mengungsi

Lantas tak lama petugas Satpol PP datang, kemudian memeriksa kamar dan membawa keduanya dikarenakan bukan pasutri.

"Ya saya tidak tahu kalau mereka bukan pasutri, karena bilangnya ke saya pasutri. Yang jelas saya membantah kalau menyediakan tempat untuk mesum, sudah lama di lingkungan sini selalu aman, saya dengan warga juga baik," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Satpol PP telah menggerebek tempat akupuntur tersebut pada Rabu (14/4/2021), siang.

Penggerebekan yang menciduk dua orang pasangan bukan suami istri itu disebut berdasarkan laporan masyarakat.

"Awalnya kita dapat laporan, lalu datang ke lokasi. Satu pasangan kita amankan, lalu kita bawa ke kantor," kata Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto kepada wartawan.

BACA BERITA TUBAN LAINNYA

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved