Breaking News:

Konflik PKB

Kader di Papua Ingin Keluarga Gus Dur Ikut Dorong MLB PKB: Keluarga Ciganjur Saya Mohon Jangan Diam

Eks Ketua DPC PKB Raja Ampar, Saruddin Binwasef mengatakan jika keluarga Gus Dur mendukung, maka riak-riak di daerah akan menjadi gelombang besar.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com/Tribunnews.com
Ratusan kader diklaim inginkan Cak Imin lengser melalui MLB PKB. Karena itu, kader di Papua ingin keluarga Gus Dur ikut mendorong MLB PKB agar teriakan mereka tidak mubadzir 

Selain pelanggaran tersebut, Saruddin juga mengaku ia diberhentikan secara sepihak dari jabatannya sebagai Ketua DPC PKB Raja Ampat.

Tak hanya Saruddin, ada enam ketua DPC lainnya yang juga dicopot secara sepihak.

Sebelumnya, eks Ketua DPC PKB Jeneponto, Andi Mappanturu mengatakan, ratusan kader PKB di daerah ingin menggelar MLB.

Hal ini terkait adanya dugaan pelanggaran AD/ART.

Andi juga merasa, ia telah dizalimi oleh Cak Imin karena seharusnya masih menjabat sebagai ketua DPC hingga 2022 mendatang.

"Tetapi karena kezaliman pak Muhaimin yang mengubah AD/ART pada saat muktamar di Bali di dalamnya sudah tidak demokrasi," ungkap Andi, Senin (12/4/2021), dilansir Tribunnews (grup SURYA.co.id).

Yenny Wahid angkat bicara

Ratusan kader diklaim inginkan Cak Imin lengser melalui MLB PKB. Karena itu, kader di Papua ingin keluarga Gus Dur ikut mendorong MLB PKB agar teriakan mereka tidak mubadzir.
Yenny Wahid dan Cak Imin. (Kolase Kompas.com/Tribunnews.com)

Gejolak internal yang terjadi dalam tubuh PKB ini pun sampai ke putri Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Yenny Wahid.

Diketahui, Cak Imin masih memiliki hubungan saudara dengan Yenny Wahid karena ia adalah keponakan Gus Dur.

Melalui juru bicaranya, Imron, Yenny menilai PKB di bawah kepemimpinan Cak Imin semakin menunjukkan watak oligarkis dan nepotisme yang tak sehat bagi pengembangan demokrasi.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved