Konflik PKB

Kader di Papua Ingin Keluarga Gus Dur Ikut Dorong MLB PKB: Keluarga Ciganjur Saya Mohon Jangan Diam

Eks Ketua DPC PKB Raja Ampar, Saruddin Binwasef mengatakan jika keluarga Gus Dur mendukung, maka riak-riak di daerah akan menjadi gelombang besar.

Editor: Iksan Fauzi
Kolase Kompas.com/Tribunnews.com
Ratusan kader diklaim inginkan Cak Imin lengser melalui MLB PKB. Karena itu, kader di Papua ingin keluarga Gus Dur ikut mendorong MLB PKB agar teriakan mereka tidak mubadzir 

SURYA.co.id | JAKARTA - Gelombang desakan segera terselenggaranya Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB datang dari kader partai bintang sembilan itu di daerah-daerah.

Mereka menginginkan Muhaimin Iskandar ( Cak Imin) lengser dari kursi Ketua Umum) karena ada dugaan pelanggaran AD/ART.

Di antara para kader tersebut, ada mantan ketua DPC PKB Raja Ampar, Saruddin Binwasef meminta keluarga KH Abdurahman Wahid alias Gus Dur ikut mendorong MLB PKB.

Dengan dukungan dari keluarga Gus Dur, maka riak-riak di daerah tidak mubadzir dan akan menjadi gelombang besar.

Baca juga: Cak Imin di PKB Dinilai Lahirkan Oligarki dan Nepotisme, Yenny Wahid Minta Sesepuh Tak Diam

"Saya mohon (keluarga Gus Dur) jangan diam," ujar Saruddin, Rabu (14/4/2021).

Saruddin Binwasef mengklaim mewakili para kader PKB di Papua Barat dan Papua.

"Saya memohon kepada petinggi-petinggi sesepuh keluarga Ciganjur, Mbak Yenny Wahid, Ibu Khofifah, Pak Mahfud segera melaksanakan Muktamar Luar Biasa untuk bagaimana menata struktur PKB ke depan lebih bagus, sesuai apa awal berdirinya PKB," ujar Saruddin saat dihubungi Tribunnews (grup SURYA.co.id), Rabu (14/4/2021).

"Keluarga Ciganjur, saya mohon jangan diam, tapi cobalah supaya apa?"

"Yang di daerah-daerah ini berteriak tidak mubazir, tapi terarah untuk kita bikin riak-riak kecil tapi akan terjadi gelombang arus besar," imbuhnya.

Seperti diketahui, ratusan kader PKB di daerah menginginkan MLB digelar karena ada dugaan pelanggaran AD/ART di bawah kepemimpinan Cak Imin.

Baca juga: Tanggapi 113 DPC PKB Ingin Lengserkan Cak Imin, Anggota DPR Ratna Juwita: Klaim Barisan Sakit Hati

Selain pelanggaran tersebut, Saruddin juga mengaku ia diberhentikan secara sepihak dari jabatannya sebagai Ketua DPC PKB Raja Ampat.

Tak hanya Saruddin, ada enam ketua DPC lainnya yang juga dicopot secara sepihak.

Sebelumnya, eks Ketua DPC PKB Jeneponto, Andi Mappanturu mengatakan, ratusan kader PKB di daerah ingin menggelar MLB.

Hal ini terkait adanya dugaan pelanggaran AD/ART.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved