Breaking News:

Kuliner

Bongko Durian untuk Buka Puasa, Perpaduan Manis dan Segar Buah Durian dengan Santan

Sensasi rasa legit, manis dan segar yang disiram dengan kuah santan ini akan menjadi lebih istimewa dengan tambahan buah durian.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/willy abraham
Menu Bongko Durian yang banyak diburu untuk berbuka puasa 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Jajanan tradisional Bongko Kopyor acapkali menjadi pilihan saat berbuka puasa di Kabupaten Gresik.

Kali ini, menu favorit masyarakat itu dimodifikasi menjadi bongko durian.

Sensasi rasa legit, manis dan segar yang disiram dengan kuah santan ini akan menjadi lebih istimewa  dengan tambahan buah durian.

Sulis Setyowati pemilik kedai olahan serba durian ini mengaku berinovasi dalam menyajikan menu buka puasa.

Bongko kopyor yang merupakan kuliner tradisional digabungkan dengan buah durian menjadi bongko durian.

Makanan bongko durian ini dapat diterima di seluruh kelompok masyarakat terutama generasi muda dan pecinta durian.

"Alhamdulilah banyak anak muda yang suka karena faktor duriannya itu," ucapnya, Kamis (15/4/2021).

Bongko durian ini berisikan mutiara, irisan roti, potongan buah pisang, kemudian durian dan diguyur santan beserta irisan daging buah kelapa.

Bongko durian ini dapat dinikmati hangat atau dingin sesuai selera.

Bedanya dengan bongko kopyor pada umumnya terletak pada kemasannya.

Baca juga: Kejati Jatim Kirim Bantuan Sembako Untuk Korban Gempa Bumi di Tiga Kabupaten Ini

Baca juga: Pemkab Trenggalek Usulkan 1.014 Formasi CPNS dan PPPK 2021, Ini Rinciannya

Baca juga: Pasca Temuan Tas Mencurigakan, Terungkap Kantor DPRD Kota Kediri Tak Miliki Kamera CCTV

Jika selama ini bongko kopyor dibungkus daun pisang, bongko durian dikemas dengan tempat makan dari plastik agar tidak mudah tumpah.

Harga bongko durian ini ramah dikantong.

Para penghobi durian hanya perlu merogoh kocek sebesar Rp 10 ribu untuk mendapatkan satu porsi bongko durian.

Pemesanan bisa melalui online atau datang ke toko di kawasan Perum Gresik Kota Baru, Kecamatan Manyar.

"Penjualan memang agak menurun tapi saya memanfaatkan penjualan melalui online," tutupnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved