Breaking News:

Berita Mojokerto

Populasi 19,7 Juta Ayam Broiler Jamin Stok selama Ramadhan, Tetapi Harga di Mojokerto Masih Mahal

total populasi ayam ras pedaging dalam setahun mencapai 19,7 juta (19.744.800) ekor dengan asumsi satu ekor

surya/mohammad romadoni
Petugas Disperta Kabupaten Mojokerto memantau ketersediaan produksi ayam Broiler di Pasar Brangkal, Rabu (14/4/2021). 

SURYA.CO.ID, MOJOKERTO - Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Mojokerto memastikan ketersediaan populasi ayam ras pedaging atau broiler di tingkat peternak masih mencukupi selama bulan suci Ramadhan 2021.

Kabid Bidang Peternakan Diperta Kabupaten Mojokerto, Harini mengatakan, berdasarkan data ketersediaan produksi di tingkat peternak, jumlah populasi ayam broiler mencapai 3.290.639 ekor per siklus. Dan rata-rata dari satu pemeliharaan ayam broiler, mempunyai enam sampai tujuh siklus per tahun.

Sedangkan, total populasi ayam ras pedaging dalam setahun mencapai 19,7 juta (19.744.800) ekor dengan asumsi satu ekor menghasilkan karkas sekitar 1,2 KG.

"Sehingga produksi daging ayam broiler dalam satu siklus mencapai 3.948.960 KG setiap siklus, dan dalam setahun sebanyak 23.693.800 KG," ungkap Harini kepada SURYA, Rabu (14/4/2021).

Harini menjelaskan, populasi ayam broiler dari peternak paling banyak di kawasan Kecamatan Gondang yaitu 1.282.750 ekor per siklus. Hasil produksi ayam konsumsi urutan kedua berada di Kecamatan Pungging yaitu mencapai 507.500 ekor per siklus.

Kemudian, di urutan ketiga adalah Kecamatan Trawas sebanyak 525.000 ekor per siklus. "Produksi ayam broiler dari perusahaan dan peternak rakyat memang paling banyak di wilayah Gondang yang rata-rata populasi ayam mencapai 1.282.750 ekor per siklus," jelasnya.

Pihaknya juga memastikan populasi ayam broiler di tingkat peternak masih sangat mencukupi untuk memasok ketersediaan di wilayah Kabupaten Mojokerto. "Jika melihat ketersediaan populasi ayam Broiler dari perusahaan dan peternak rakyat di Mojokerto masih mencukupi saat Ramadhan hingga Idul Fitri," ucap Harini.

Harini juga menyebut, harga ayam broiler di pasaran memang mengalami kenaikan karena harga dari peternak sudah terlampau tinggi. Pihaknya sempat melakukan monitoring di tingkat pedagang untuk memastikan ketersediaan dan kenaikan harga ayam di pasaran.

Harga ayam broiler di pasaran semakin mahal karena sudah menembus Rp 40.000 sampai Rp 43.000 per KG. "Memang harga ayam broiler dari peternak sudah tinggi, yakni dikisaran Rp 23.500 per KG, bobot hidup. Bahkan saat awal puasa sempat tembus Rp 25.000," terangnya. ****

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved