Breaking News:

Berita Surabaya

Ekonomi Mulai Bergerak di 2021, BI Jatim Siapkan Rp 11,5 Triliun untuk Ramadhan dan Lebaran

Walaupun ada larangan mudik dan PPKM, namun tetap ada pergerakan ekonomi dan itu artinya ada kebutuhan tambahan uang

surya/sri handi Lestari
Imam Subarkah, Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim saat “Cangkrukan Media : Tetap Produktif dan Inovatif Di Masa Ujung Pandemi di Surabaya”, di Museum Bank Indonesia, akhir pekan lalu. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Meski sama-sama dilanda pandemi Covid-19, geliat perekonomian nasional dan Jatim tetap menunjukkan pergerakan pada 2021, dan berdampak pada peredaran uang.

Karena itulah, Bank Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Timur (BI KPw Jatim) menyiapkan uang cash atau tunai sekitar Rp 11,5 triliun untuk kebutuhan masa Ramadhan dan Lebaran ini.

Sebenarnya, besaran uang cash tersebut tidak jauh berbeda dengan momen yang sama pada 2020. Namun besaran itu tetap bertujuan memenuhi kebutuhan nasabah setiap bank.

“Realisasi pada momen Ramadan dan Lebaran tahun lalu Rp 11,8 triliun. BI sudah koordinasikan dengan perbankan untuk mengecek kebutuhan nasabahnya," kata Imam Subarkah, Deputi Kepala Perwakilan BI Jatim saat “Cangkrukan Media : Tetap Produktif dan Inovatif Di Masa Ujung Pandemi di Surabaya”, di Museum Bank Indonesia, akhir pekan lalu.

Walaupun ada larangan mudik dan PPKM, namun tetap ada pergerakan ekonomi dan itu artinya ada kebutuhan tambahan uang. Hal itu berbeda dibanding 2020 lalu, di mana pandemi memaksa pemerintah memberlakukan aturan ketat yang memaksa masyarakat tidak banyak beraktivitas seperti berlibur atau mudik Lebaran.

"Kondisi itu membuat peredaran uang di Jatim melambat pada 2020 lalu. Tahun ini meskipun ada pembatasan namun perekonomian mulai bergerak. Jalur transportasi sudah terbuka. Begitu juga tempat wisata," ungkap Imam.

Karena itu untuk penukaran uang baru, dilayani melalui kantor perbankan guna menghindari kerumunan. “Penukaran kas keliling tidak buka, tetapi masyarakat bisa menukarkan uang seusai kebutuhan lewat perbankan. Kami sudah berkoordinasi dengan semua bank, dan masyarakat tidak perlu khawatir kalau butuh pecahan tertentu,” jelas Imam.

Masyarakat tetap diminta menerapkan protokol kesehatan saat melakukan penukaran uang di bank. Jika terjadi antrean di bank tertentu, bisa mencari bank lain.

Selain menyediakan uang untuk Lebaran, BI Jatim juga masih menyiapkan pasokan untuk Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) 75 yang juga bisa digunakan untuk uang Lebaran. Apalagi UPK75 bukan hanya sebagai uang koleksi tetapi juga menjadi uang yang sah untuk transaksi.

“Permintaan UPK75 cukup tinggi karena didorong kemudahan penukaran, yakni 1 KTP untuk maksimal 100 lembar UPK75,” tandas Imam. ****

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Deddy Humana
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved