Breaking News:

Berita Surabaya

Dua Hari Operasi Keselamatan, Polisi Surabaya Lebih Banyak Beri Teguran ke Pelanggar Lalu Lintas

Satlantas Polrestabes Surabaya tengah gencar memberikan teguran dan imbauan kepada para pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Febrianto Ramadani
Pelayanan Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di Mall Pelayanan Publik Siola, Jalan Tunjungan, Surabaya. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Satlantas Polrestabes Surabaya tengah gencar memberikan teguran dan imbauan kepada para pengendara yang melakukan pelanggaran lalu lintas.

Selain dengan mekanisme penindakan Electronic Traffic Law Enfirocement (ETLE), polisi juga menggelar operasi keselamatan Semeru 2021 secara statis dan mobile.

Sasaran pelanggar, adalah pengendara yang melanggar aturan secara kasat mata maupun yang berpotensi fatalitas kecelakaan.

Selama dua hari ini, polisi lebih banyak melakukan teguran yang sifatnya preventif dan preemtif daripada penindakan tegas berupa tilang.

"Lebih banyak imbauannya. Teguran juga. Kami ingatkan. Agar mengena juga ke masyarakat karena dengan humanisme itu lebih bisa menggugah kesadaran masyarakat pentingnya tertib berlalu lintas," kata Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Teddy Chandra, Rabu (14/4/2021).

Dari data selama dua hari operasi keselamatan semeru 2021, Satlantas Polrestabes Surabaya melakukan penindakan sekitar 20 hingga 30 persen dari jumlah penindakan pada hari biasa yany mencapai 100-150 tilang per harinya.

Teddy berharap, teguran kepada para pengendara kendaraan bermotor di Surabaya yang tidak tertib bisa menjadi pelajaran untuk lebih baik nantinya.

"Kecelakaam lalu lintas berawal dari ketidak tertiban di jalan raya. Tidak pakai helm, lawan arus dan lain-lain. Itulah yang jadi prioritas kami untuk tindakan. Selebihnya kami lakukan edukasi dan teguran," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved