Breaking News:

Berita Surabaya

Swasta Diusulkan Boleh Kelola Parkir Tepi Jalan Umum, Target Pemkot Surabaya Rp 35 Miliar Tahun ini

Anggota Panitia Khusus (Pansus) Revisi Perda Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Baktiono mengusulkan agar layanan parkir ini bisa dikelola swasta.

surya.co.id/nuraini faiq
Anggota Panitia Khusus Revisi Perda 8/2012 tentang Layanan Parkir Tepi Jalan Umum Baktiono. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Anggota Panitia Khusus (Pansus) Revisi Perda Parkir Tepi Jalan Umum (TJU) Baktiono mengusulkan agar layanan parkir ini bisa dikelola swasta, tidak harus Dishub.

Selain lebih maksimal juga pendapatan parkir bisa diandalkan. 

"Syaratnya pihak swasta harus lebih dulu membayar penuh di muka atas target retribusi parkir TJU ini. PAD pasti," kata angggota Pansus Revisi Perda 8/2012 ini, Baktiono, Selasa (13/4/2021).

Dikatakan Politisi PDIP ini, banyak anggota Pansus mewacanakan bahwa mereka membolehkan pengusaha atau pihak swasta mengelola parkir TJU milik Pemkot Surabaya.

Pihak swasta diperbolehkan mengelola parkir dengan lebih dulu mengajukan dengan sistem tender.

Keuntungannya lebih dijamin jika dikelola swasta. Salah satunya PAD (pendapatan asli daerah) dari sektor parki TJU Kota Surabaya sudah pasti.

Baktiono yang juga Ketua Komisi C DPRD menuturkan bahwa Pemkot Surabaya menargetkan pendapat parkir di tahun 2021 sebesar Rp 35 miliar. Angka ini bagi pihak swasta kecil. 

Baktiono menjamin jika ditawarkan ke swasta dengan ditarget Rp 50 miliar pasti banyak yang mau.

Bahkan swasta bisa jadi juga akan memberi layanan lebih bagus.

"Berarti nilai target naik jika parkir TJU dikelola swasta. Ada hampir 1.500 titik parkir dengan potensi parkir berlipat dari sekarang," jelas Baktiono.

Halaman
12
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved