Breaking News:

Berita Surabaya

Pertamina Dukung Misi Kemanusiaan RS Terapung Ksatria Airlangga untuk Korban Banjir Bandang di NTT

PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Peduli memberikan mendukung Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) d dalam misi kemanusiaan di NTT.

Foto: Pertamina MOR V
Dukungan Pertamina lewat BBM untuk kapal RSTKA yang akan berangkat ke NTT untuk misi kemanusiaan korban bencana banjir bandang.  

SURYA.co.id | SURABAYA - PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Peduli memberikan mendukung Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) yang melakukan misi kemanusiaan ke wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hal ini untuk membantu masyarakat yang terkena musibah dampak cuaca ekstrem.

"Salah satu bagian program Pertamina Peduli dalam bentuk bantuan kemanusiaan dan kesehatan yaitu berkolaborasi dengan Fakultas Kesehatan Universitas Airlangga memberikan dukungan atas kelancaran operasional pelayaran Kapal RSTKA," kata Deden Idhani, Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Region Jatimbalinus, Senin (12/4/2021).

Kapal ini bertolak dengan rute melalui Larantuka, Adonara dan juga wilayah sekitarnya. RSTKA ini akan menggelar layanan bagi masyarakat NTT salah satunya kegiatan cek kesehatan dengan pemeriksaan standar yang dilakukan oleh tenaga medis yang profesional.

Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Univ Airlangga, selaku perwakilan RSTKA, Dr Agus Hariyanto menyatakan ini sebagai upaya agar dokter lebih proaktif apalagi untuk daerah yang terpencil.

"Pertamina bersama dengan Ksatria Airlangga, mengemban misi mulia untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di daerah terdampak bencana dan juga terpencil, yang sulit diakses oleh transportasi darat," ungkap dr Agus.

Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA), yang diresmikan semenjak Tanggal 10 Januari 2017, dioperasikan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Kapal ini dibentuk layaknya kapal Phinisi dengan kayu tradisional berukuran panjang 27 meter dan lebar 7 meter.

Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas medis modern termasuk di dalamnya dua kamar untuk tindakan operasi besar.

Kapal ini melayani masyarakat yang tinggal di pulau terpencil secara gratis.

Sudah banyak pulau yang didatangi oleh RSTKA dengan membawa relawan medis dalam perjalannya, hingga awal Tahun 2021 ini sudah ada 14.500 pasien tercatat telah melakukan 2.492 pelayanan operasi.

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved