Breaking News:

Ramadan 2021

Mengadu Peruntungan di Ramadan 2021, Pedagang Takjil Dadakan di Surabaya Berharap Dapat Vaksin

Pada Ramadan 2021 ini, tepatnya di Surabaya, pemandangan seperti itu dapat ditemui di sepanjang tepian Jalan Karang Menjangan Surabaya.

surya.co.id/fikri firmansyah
Suasana  Jalan Karang Menjangan, Surabaya, Jawa Timur, Selasa (13/4/2021), yang dipenuhi pedagang takjil dadakan. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Memasuki bulan suci ramadan seperti saat ini, momen berbuka puasa selalu jadi peluang yang manis bagi para pedagang takjil dadakan untuk mengais pundi-pundi rupiah tambahan.

Pada Ramadan 2021 ini, tepatnya di Surabaya, pemandangan seperti itu dapat ditemui di sepanjang tepian jalan Karang Menjangan Surabaya, depan pas Kantor Gedung Badan POM RI Surabaya.

Berdasarkan pemantauan TribunJatim.com, hari ini, Selasa (13/4/21), dihari pertama puasa, tepi jalanan kawasan Karang Menjangan Surabaya memang telah ramai dipenuhi ratusan pedagang takjil dadakan yang melintang sepanjang 500 meter.

Melihat masih ditengah-tengah pandemi, mereka berjualan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kendati sudah berjualan dengan prokes yang ketat, para pedagang berharap mendapatkan vaksinasi.

Salah satu pedagang takjil dadakan, Ani (45) mengatakan berjualan ditengah pandemi seperti ini memang agak berbeda, karena dirinya selama berjualan tetap menggunakan masker dan sesering mungkin juga menggunakan hand sanitizer.

Kendati sudah menerapkan, prokes yang ketat, Ani mengungkapkan masih tetap ada rasa takut untuk tertular.

"Kalo rasa takut tertular tetap masih ada. Oleh karenanya saya berharap kepada Pemerintah bisa memberikan vaksin kepada pedagang seperti saya ini. Kalo uda divaksin mungkin rasa takut saya agak berkurang tertular virus covid-19," curhat Ani.

Hal senada juga dikatakan Astuti (52).

Astuti mengatakan dirinya berharap pemerintah bisa memberikan vaksin kepada pedagang sepertinya.

"Kalo uda divaksin, saya pasti lebih semangat lagi mas jualan takjilnya, karena uda gak takut tertular covid-19," ujar Astuti.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved