Breaking News:

Berita Lumajang

Langkah Pemkab Lumajang soal Banyak Data Tidak Valid terkait Rumah Rusak akibat Gempa

Jumlah rumah rusak akibat gempa di Lumajang terus bertambah. Per Selasa (13/4/2021) bahkan jumlah tersebut bertambah menjadi dua kali lipat.

surya.co.id/tony hermawan
Bupati Lumajang Thoriqul Haq bersama anggota TNI membersihkan puing-puing bangunan rumah yang rusak akibat diterjang gempa, Selasa (13/4/2021). 

SURYA.co.id | LUMAJANG -  Jumlah rumah rusak akibat gempa di Lumajang terus bertambah. 

Jika sehari sebelumnya dilaporkan ada 1.270, jumlahnya tersebut bertambah dua kali lipat, yakni 2021 pada hari ini, Selasa  (13/4/2021) .

Dengan rincian 8837 rusak berat, 791 rusak sedang, dan 393 rusak ringan.

Hal ini membuat Pemkab Lumajang bakal mendata ulang di lapangan terkait kondisi rumah rusak tersebut.

Ribuan rumah yang rusak itu tersebar di 11 Kecamatan.

Yakni Kecamatan Tempursari, Pronojiwo, Pasirian, Gucialit, Candipuro, Pasrujambe, Senduro, Yosowilangun, Tekung, Kedungjajang, dan Kecamatan Lumajang.

Tercatat dampak yang paling banyak dan rusak berat ada di tiga Kecamatan.

Yakni Kecamatan Tempursari, Kecamatan Pronojiwo, dan Kecamatan Pasrujambe.

Namun, dari ribuan rumah yang dilaporkan rusak itu, Pemkab Lumajang mengklaim bukanlah data final.

Sebab dari beberapa kali tinjauannya, data yang dilaporkan tidak sesuai dengan temuan di lapangan. 

Halaman
123
Penulis: Tony Hermawan
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved